Diskominfo OKU Bangun Mini BTS untuk Atasi Blank Spot di Desa
Diskominfo OKU Bangun Mini BTS untuk Atasi Blank Spot di Desa

Diskominfo OKU Bangun Mini BTS untuk Atasi Blank Spot di Desa

Frankenstein45.Com – 05 Juni 2026 | Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mengambil inisiatif strategis dengan membangun mini base transceiver station (BTS) guna mengatasi area yang tidak terjangkau sinyal seluler di sejumlah desa. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat infrastruktur telekomunikasi demi meningkatkan konektivitas warga.

Tujuan dan Manfaat

Mini BTS direncanakan dapat menutup “blank spot” atau zona mati yang selama ini menghambat layanan telepon seluler dan internet. Dengan sinyal yang lebih stabil, masyarakat diharapkan dapat mengakses layanan pendidikan daring, e‑commerce, serta layanan publik secara lebih efektif.

Ruang Lingkup

  • Target awal mencakup 12 desa di wilayah pedalaman OKU.
  • Setiap mini BTS diperkirakan melayani radius 3‑5 kilometer, cukup untuk meliputi permukiman utama dan titik-titik strategis seperti sekolah dan pos kesehatan.
  • Proyek akan dilaksanakan secara bertahap selama enam bulan ke depan.

Anggaran dan Kerjasama

Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan mini BTS mencapai sekitar Rp 5,2 miliar, dengan sebagian dana berasal dari APBD dan sisanya didukung oleh kerjasama dengan operator seluler regional. Tim teknis Diskominfo bekerja sama dengan penyedia infrastruktur telekomunikasi untuk memastikan standar kualitas dan keamanan jaringan.

Harapan Kepemimpinan

Kepala Diskominfo OKU, Ir. Hadi Prasetyo, menyatakan bahwa proyek ini akan menjadi katalisator transformasi digital di wilayah pedesaan. “Dengan hadirnya sinyal yang kuat, kami ingin membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal serta memperluas akses layanan publik,” ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas hidup, diharapkan mini BTS dapat mengurangi kesenjangan digital antara daerah perkotaan dan pedesaan, sekaligus mendukung program pemerintah nasional dalam memperluas jaringan 5G di seluruh Indonesia.