DJP Terima Pelaporan SPT Tahunan Hampir 12 Juta per 26 April 2026
DJP Terima Pelaporan SPT Tahunan Hampir 12 Juta per 26 April 2026

DJP Terima Pelaporan SPT Tahunan Hampir 12 Juta per 26 April 2026

Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaporkan bahwa hingga 26 April 2026, hampir 12 juta laporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan telah masuk. Angka tersebut mencerminkan peningkatan kepatuhan wajib pajak sejak awal tahun fiskal, baik dari segmen individu maupun badan usaha.

Berikut rangkuman data pelaporan yang dirilis oleh DJP:

Jenis Wajib Pajak Jumlah Laporan
Individu ~7,3 juta
Badan Usaha ~4,5 juta
Lainnya (misalnya yayasan, koperasi) ~0,2 juta

Data di atas bersifat indikatif dan dapat berubah seiring dengan berjalannya batas akhir pelaporan. DJP menekankan pentingnya melaporkan SPT tepat waktu untuk menghindari sanksi administratif serta mendukung penerimaan pajak negara.

Untuk memudahkan proses, DJP menyediakan layanan pelaporan daring melalui sistem Coretax. Berikut langkah‑langkah sederhana yang dapat diikuti wajib pajak:

  1. Buka aplikasi Coretax atau akses portal resmi DJP melalui perangkat yang terhubung ke internet.
  2. Masukkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) serta kata sandi yang telah terdaftar.
  3. Pilih jenis formulir SPT yang sesuai (misalnya 1770 untuk individu atau 1771 untuk badan usaha).
  4. Isi data pribadi, penghasilan, potongan, dan kredit pajak secara lengkap dan akurat.
  5. Gunakan fitur verifikasi otomatis untuk memastikan tidak ada data yang terlewat.
  6. Setelah semua data terisi, klik tombol “Kirim” dan simpan bukti penerimaan elektronik (E‑Bupot) sebagai bukti pelaporan.

Jika mengalami kendala teknis, DJP menyediakan layanan bantuan melalui call center 1500200 atau chat resmi di aplikasi Coretax.

Dengan meningkatnya jumlah pelaporan, DJP menilai bahwa upaya edukasi dan digitalisasi telah memberikan dampak positif terhadap kepatuhan pajak. Pemerintah berharap tren ini terus berlanjut menjelang akhir tahun fiskal, sehingga target penerimaan dapat tercapai secara optimal.