Frankenstein45.Com – 17 Mei 2026 | Jakarta mengalami serangkaian aksi dan kebijakan pemerintah selama seminggu terakhir yang menyoroti upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastruktur kota. Mulai dari penertiban CFD (Cicilan Fasilitas Dinas) di kawasan Rasuna Said hingga program pilah sampah yang diperluas ke seluruh wilayah, berbagai inisiatif tersebut menggambarkan komitmen Pemerintah Provinsi DKI dalam mengatasi tantangan perkotaan.
Berikut rangkaian peristiwa utama yang terjadi:
- Penertiban CFD di Rasuna Said: Pemerintah menutup beberapa gedung yang belum memenuhi standar CFD, menuntut pemilik untuk menyelesaikan kewajiban keuangan atau menyerahkan properti.
- Peningkatan program pilah sampah: Dinas Lingkungan Hidup meluncurkan titik pengumpulan terpilah di pasar tradisional, sekolah, dan perumahan, serta mengadakan pelatihan bagi petugas kebersihan.
- Pembongkaran kios ilegal: Ribuan kios yang tidak memiliki izin resmi di kawasan pedestrian dibongkar untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keamanan pejalan kaki.
- Peningkatan layanan transportasi umum: Penambahan armada bus listrik di Koridor 1 dan 2 serta penyesuaian tarif untuk mempermudah mobilitas warga.
- Penghijauan ruang publik: Penanaman 5.000 pohon di taman kota dan revitalisasi trotoar dengan taman vertikal.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat kemacetan, memperbaiki kualitas udara, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan warga dalam mewujudkan Jakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan.




