Dokter: Akupuntur Medik Bisa Kurangi Keluhan Selama Kehamilan
Dokter: Akupuntur Medik Bisa Kurangi Keluhan Selama Kehamilan

Dokter: Akupuntur Medik Bisa Kurangi Keluhan Selama Kehamilan

Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | Menurut Dr. Laura Widiastuti, Spesialis Akupunktur, akupuntur medik telah terbukti aman untuk ibu hamil dan dapat menjadi alternatif terapi untuk meredakan berbagai keluhan yang muncul selama kehamilan. Ia menegaskan bahwa prosedur ini tidak melibatkan penggunaan obat-obatan, sehingga mengurangi risiko efek samping pada janin.

Berbagai keluhan umum pada kehamilan, seperti mual, muntah, nyeri punggung, dan kelelahan, dapat diatasi melalui penempatan jarum akupuntur pada titik-titik spesifik yang telah dipetakan secara ilmiah. Berikut ini beberapa manfaat yang diidentifikasi oleh para praktisi:

  • Mengurangi mual dan muntah: Penempatan jarum pada titik Pericardium 6 (PC6) dapat menstimulasi sistem pencernaan dan menurunkan rasa mual.
  • Meredakan nyeri punggung dan pinggang: Titik Bladder 23 (BL23) dan Spleen 6 (SP6) sering dipilih untuk mengurangi ketegangan otot.
  • Meningkatkan kualitas tidur: Stimulasi titik Heart 7 (HT7) membantu menenangkan sistem saraf sehingga ibu hamil dapat tidur lebih nyenyak.
  • Menurunkan tingkat stres: Akupuntur dapat menstimulasi pelepasan endorfin, hormon alami yang berperan sebagai pereda rasa sakit dan stres.

Dr. Laura menambahkan bahwa sebelum melakukan akupuntur, penting bagi ibu hamil untuk melakukan konsultasi medis terlebih dahulu. Pemeriksaan awal meliputi riwayat kesehatan, usia kehamilan, serta kondisi khusus seperti risiko keguguran atau komplikasi lain. Bila tidak ada kontraindikasi, sesi akupuntur biasanya berlangsung 15‑30 menit per kunjungan, dengan frekuensi satu hingga dua kali seminggu selama trimester pertama dan kedua, serta penyesuaian pada trimester ketiga.

Berikut tabel ringkas mengenai rekomendasi frekuensi dan titik akupuntur berdasarkan trimester kehamilan:

Trimester Frekuensi Sesi Titik Akupuntur Utama
1 (0‑12 minggu) 1‑2 kali/minggu PC6, SP6, BL23
2 (13‑27 minggu) 1 kali/minggu SP6, HT7, LI4
3 (28‑40 minggu) 1 kali/minggu atau sesuai kebutuhan BL23, GB20, LI4

Keamanan menjadi prioritas utama. Dr. Laura menegaskan bahwa jarum yang digunakan harus steril, berukuran sangat halus, dan prosedur dilakukan oleh praktisi berlisensi. Selama kehamilan, titik tertentu yang berada terlalu dekat dengan rahim atau yang dapat memicu kontraksi harus dihindari.

Kesimpulannya, akupuntur medik menawarkan pendekatan non‑farmakologis yang dapat membantu ibu hamil mengelola gejala umum tanpa membahayakan janin. Dengan pengawasan medis yang tepat dan penanganan oleh akupunkturist bersertifikat, terapi ini dapat menjadi tambahan yang berharga dalam program perawatan kehamilan.