Frankenstein45.Com – 26 Juni 2026 | Komisi DPR yang membidangi koperasi dan UMKM menyampaikan keprihatinannya atas insiden tragis yang menewaskan tiga peserta latihan militer (latsarmil) calon manajer Koperasi Merah Putih. Dalam rapat terbuka, anggota komisi menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap proses pelatihan serta peningkatan kemampuan manajerial calon pimpinan koperasi.
Insiden tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang standar keamanan, kualitas pengawasan, serta kesiapan manajer koperasi dalam mengelola risiko operasional. DPR menuntut agar pihak terkait melakukan audit independen, mengidentifikasi penyebab kegagalan, dan menyusun rekomendasi perbaikan.
- Audit menyeluruh terhadap prosedur latsarmil, meliputi aspek keamanan, logistik, dan tenaga pengajar.
- Peningkatan kompetensi manajerial melalui program pelatihan tambahan yang berfokus pada tata kelola risiko, kepemimpinan, dan etika kerja.
- Penerapan mekanisme pengawasan berkelanjutan, termasuk pelaporan rutin ke DPR dan lembaga pengawas koperasi.
Komisi menegaskan bahwa kepemimpinan koperasi harus mampu menjamin kesejahteraan anggota serta menjamin keselamatan semua pihak yang terlibat dalam program pengembangan sumber daya manusia. Diharapkan langkah-langkah perbaikan ini dapat mencegah terulangnya kejadian serupa dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi koperasi nasional.




