Frankenstein45.Com – 27 Juni 2026 | Rapat pleno DPRD Kota Banjarmasin yang digelar pada tanggal tertentu menghasilkan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang memisahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Keputusan ini diambil guna memperjelas tugas masing‑masing lembaga dan meningkatkan koordinasi dalam penanganan bencana alam serta kebakaran.
Raperda tersebut mengatur bahwa BPBD akan berfokus pada mitigasi, kesiapsiagaan, serta penanggulangan bencana non‑kebakaran, sementara Damkar akan dikhususkan untuk penanggulangan kebakaran dan risiko terkait. Pemisahan struktur organisasi diharapkan dapat mengurangi tumpang tindih fungsi, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta mengoptimalkan penggunaan anggaran.
Manfaat yang diharapkan
- Penempatan sumber daya manusia yang lebih tepat sesuai kompetensi masing‑masing lembaga.
- Peningkatan respons cepat terhadap kejadian bencana dan kebakaran.
- Penguatan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Satpol PP, kepolisian, dan lembaga sosial.
- Transparansi dalam alokasi anggaran dan pelaporan kinerja.
Anggota DPRD menegaskan bahwa keputusan ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan peningkatan frekuensi bencana di wilayah Kalimantan Selatan. Salah satu fraksi menyatakan, “Dengan pemisahan BPBD dan Damkar, pemerintah kota dapat menyiapkan prosedur operasional standar yang lebih jelas dan terukur.”
Raperda ini kini akan masuk ke tahap finalisasi dan kemudian dibahas dalam rapat pleno berikutnya untuk pengesahan definitif. Jika disetujui, perubahan struktur organisasi diproyeksikan akan berlaku pada awal tahun fiskal berikutnya, memberikan waktu bagi masing‑masing unit untuk menyesuaikan prosedur kerja serta melakukan pelatihan ulang bagi personel.
Keputusan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efektivitas penanganan bencana, tetapi juga menumbuhkan rasa aman di kalangan warga Banjarmasin, khususnya pada musim hujan yang rawan banjir dan tanah longsor.




