Frankenstein45.Com – 01 April 2026 | Komisi IV DPRD Nusa Tenggara Barat mengadakan rapat khusus untuk meninjau kondisi layanan transportasi di provinsi tersebut. Meskipun data menunjukkan adanya peningkatan konektivitas antar wilayah dan penurunan rasio kecelakaan lalu lintas, para anggota dewan menyoroti masih adanya kesenjangan yang signifikan, terutama di daerah terpencil.
Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain:
- Jaringan transportasi umum masih terbatas pada kota‑kota besar, sementara pulau‑pulau kecil dan daerah pedesaan tidak memiliki jadwal bus reguler.
- Kualitas armada yang beroperasi seringkali tidak memenuhi standar keselamatan, meski angka kecelakaan telah turun.
- Harga tiket di wilayah yang jauh cenderung lebih tinggi, menyulitkan mobilitas warga berpenghasilan rendah.
Dalam upaya menutup kesenjangan tersebut, komisi mengusulkan beberapa langkah kebijakan, antara lain penambahan armada publik, pemberian insentif bagi operator yang melayani rute kurang menguntungkan, serta peningkatan fasilitas terminal dan halte di daerah terpencil.
Rapat tersebut juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi, dinas perhubungan, dan pihak swasta untuk memastikan implementasi kebijakan yang berkelanjutan. Diharapkan, dengan langkah‑langkah tersebut, layanan transportasi di NTB dapat menjadi lebih merata, aman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.




