Frankenstein45.Com – 13 Mei 2026 | Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta pada hari Selasa menerima kunjungan kerja delegasi DPRD Sumatera Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi banding dan diskusi mendalam mengenai proses seleksi anggota Komisi Informasi yang akan mengisi jabatan selama periode berikutnya.
Delegasi Sumut yang dipimpin oleh Ketua Fraksi DPRD Sumatera Utara, Bapak Ahmad Fauzi, bersama sejumlah anggota fraksi dan staf pendukung, menghabiskan waktu sekitar tiga jam di kantor Komisi Informasi DKI. Selama pertemuan, kedua belah pihak membahas aspek teknis, legal, serta prinsip transparansi dalam mekanisme pemilihan anggota.
Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:
- Kriteria seleksi: integritas, kompetensi di bidang informasi publik, serta rekam jejak bebas konflik kepentingan.
- Proses verifikasi: tahapan pemeriksaan dokumen, wawancara, dan penilaian independen oleh tim verifikasi.
- Jadwal pelaksanaan: rencana pembukaan pendaftaran, periode penilaian, dan penetapan anggota final dijadwalkan selesai sebelum akhir tahun 2026.
- Pengawasan publik: penyediaan portal daring untuk mengunggah data calon anggota dan memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan.
Ketua Komisi Informasi DKI, Ibu Siti Nurhaliza, menekankan pentingnya standar seleksi yang konsisten di seluruh provinsi. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa proses pemilihan anggota tidak hanya mengedepankan profesionalisme, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan secara publik,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Ahmad Fauzi menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pihak DKI. Ia menambahkan, “Studi banding ini menjadi contoh nyata sinergi antardaerah dalam memperkuat tata kelola informasi. Kami berharap hasil diskusi dapat diimplementasikan di Sumatera Utara untuk meningkatkan kredibilitas lembaga informasi daerah kami.”
Setelah sesi tanya jawab, kedua pihak sepakat untuk melanjutkan kerja sama melalui pertukaran materi pelatihan, kunjungan lapangan lanjutan, serta penyusunan pedoman bersama yang dapat diadaptasi sesuai kondisi masing-masing provinsi.




