Frankenstein45.Com – 22 Mei 2026 | Musim 2025/2026 BRI Super League memasuki pekan ke-34 yang menjadi penentu nasib banyak klub. Di puncak klasemen, Persib Bandung masih memimpin dengan 78 poin, sementara Borneo FC berada tepat di belakang dengan 76 poin. Kedua tim bersaing ketat untuk merebut trofi juara pada laga penutup yang dijadwalkan pada 23 Mei 2026.
Posisi Puncak: Persib Bandung vs Borneo FC
Persib Bandung, yang dipimpin oleh pelatih Bojan Hodak, mengandalkan keunggulan di kandang Gelora Bandung Lautan Api. Maung Bandung hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk memastikan gelar juara. Di sisi lain, Borneo FC yang dipandu oleh Fabio Lefundes, juru taktik asal Brasil, menempel rapat di posisi runner‑up. Tim Pesut Etam mencatat 76 poin dari 33 laga, dengan selisih tipis dua poin dari pemimpin.
Lefundes, yang sebelumnya melatih Madura United dan Persita Tangerang, berhasil meramu strategi menyerang yang konsisten. Borneo FC berhasil memuncaki klasemen sebanyak 12 pekan dan mencatat rekor 11 kemenangan beruntun pada awal musim. Kemenangan 3‑2 atas Bali United pada 11 Mei 2026 menegaskan tekad mereka untuk tetap bersaing hingga laga terakhir melawan Malut United.
Jadwal Pekan Terakhir
Berikut rangkaian pertandingan pada 22‑23 Mei 2026:
- 22 Mei 2026, 16.00 WIB – Persis Solo vs Madura United (zona degradasi)
- 22 Mei 2026, 16.00 WIB – Arema FC vs PSIM Yogyakarta (penutup musim)
- 22 Mei 2026, 16.00 WIB – Borneo FC vs Malut United (pencarian tiga poin)
- 23 Mei 2026, 16.00 WIB – Persib Bandung vs Persijap Jepara (pertarungan juara)
- 23 Mei 2026, 16.00 WIB – Persis Solo vs Persita Tangerang (perjuangan menghindari degradasi)
Pertandingan-pertandingan tersebut akan disiarkan secara langsung melalui Indosiar dan platform Vidio, memberikan akses kepada jutaan penggemar sepak bola di seluruh Indonesia.
Zona Degradasi: Perjuangan di Bawah
Di bagian bawah klasemen, Persis Solo dan Madura United masih berada dalam zona bahaya. Madura United menempati posisi ke‑15 dengan 32 poin, sedangkan Persis Solo berada tepat di bawahnya dengan 31 poin. Kedua tim harus meraih kemenangan pada pekan ke‑34 untuk memastikan kelangsungan mereka di kasta tertinggi.
Persis Solo akan bertandang ke Stadion Persita Tangerang, sementara Madura United menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan. Kedua laga diprediksi akan berlangsung dengan tensi tinggi mengingat dampak langsung pada status liga mereka.
Match‑up Penutup Musim: Arema FC vs PSIM Yogyakarta
Arema FC, yang dipimpin oleh Marcos Santos, berusaha menutup musim dengan kemenangan demi menenangkan suporter Aremania. Meskipun tidak lagi berpengaruh pada gelar atau degradasi, laga ini tetap penting untuk evaluasi skuad menjelang musim depan. Sementara itu, PSIM Yogyakarta, asuhan Jean‑Paul Van Gastel, mengincar hasil positif untuk menegaskan posisi pemain asing seperti Nermin Haljeta dan Deri Corfe sebelum kontrak mereka berakhir.
Kedua tim akan bertemu di Stadion Kanjuruhan pada 22 Mei 2026, pukul 16.00 WIB. Laga ini menjadi ajang terakhir bagi pemain yang bersaing merebut tempat di skuad utama pada musim berikutnya.
Statistik Klasemen Teratas
| Posisi | Tim | Poin | Main | Menang | Seri | Kalah |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 78 | 33 | 24 | 6 | 3 |
| 2 | Borneo FC | 76 | 33 | 23 | 7 | 3 |
| 3 | Arema FC | 68 | 33 | 20 | 8 | 5 |
Data di atas menunjukkan betapa ketatnya persaingan di puncak liga. Selisih dua poin antara Persib dan Borneo FC berarti setiap gol dan setiap poin pada laga penutup memiliki nilai strategis yang sangat tinggi.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Fabio Lefundes menegaskan, “Kami tidak akan menyerah hingga peluit akhir. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk membuktikan kualitas tim kami.” Sementara Bojan Hodak menambahkan, “Kita harus tetap fokus, terutama di laga kandang melawan Persijap. Dukungan suporter akan menjadi faktor penentu.”
Di sisi lain, Ramon Tanque dari Persib menekankan pentingnya tidak lengah, “Satu poin saja sudah cukup untuk mengamankan gelar, tapi kami tidak akan menganggap enteng lawan kami.”
Dengan atmosfer yang semakin panas, pekan ke‑34 BRI Super League dipastikan akan menjadi salah satu babak paling menegangkan dalam sejarah kompetisi sepak bola Indonesia. Apakah Persib Bandung akan mengangkat trofi juara atau Borneo FC akan merebutnya pada menit akhir? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti: para penggemar akan menyaksikan drama sepak bola yang tak terlupakan.
Seiring berakhirnya musim, para analis mulai menyiapkan prediksi untuk musim 2026/2027, termasuk kemungkinan penambahan tim promosi dari Pegadaian Championship dan perubahan regulasi pemain U‑23 yang masih menjadi perdebatan. Namun untuk saat ini, fokus utama tetap pada penentuan juara dan penyelamatan klub dari zona degradasi.




