Drama Menegangkan di Ternate: Dewa United Raih Kemenangan 2-1 atas Malut United dengan Gol Injury Time
Drama Menegangkan di Ternate: Dewa United Raih Kemenangan 2-1 atas Malut United dengan Gol Injury Time

Drama Menegangkan di Ternate: Dewa United Raih Kemenangan 2-1 atas Malut United dengan Gol Injury Time

Frankenstein45.Com – 13 April 2026 | Stadion Gelora Kie Raha di Ternate menjadi saksi laga penuh ketegangan pada pekan ke-27 Indonesia Super League 2025/2026 antara Malut United (tuan rumah) dan Dewa United (tamu). Pertandingan yang berlangsung pada Minggu, 12 April 2026 berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Dewa United, berkat gol penentu pada menit tambahan 90+6 yang dicetak oleh Alex Martins.

Awal Pertandingan dan Dominasi Serangan Malut United

Sejak peluit pertama, Malut United menunjukkan niat menyerang tinggi. Tim yang dipimpin oleh pelatihnya menumpang pada kecepatan sayap Tyronne del Pino dan ketajaman David Da Silva. Tekanan terus-menerus menghasilkan peluang pertama pada menit ke-21, namun serangan itu belum berbuah gol.

Kunci Gol Dewa United di Babak Pertama

Detik-detik krusial terjadi pada menit ke-21 ketika Alex Martins berhasil menembus pertahanan Malut United setelah menerima umpan terukur dari Sonny Stevens. Gol tunggal itu memberi Dewa United keunggulan awal 1-0. Sebuah serangan balik cepat yang memanfaatkan ruang di lini belakang lawan, mengindikasikan strategi disiplin yang diterapkan oleh pelatih Jan Olde Riekerink.

Pertandingan kemudian beralih menjadi duel taktik. Malut United berusaha keras menyeimbangkan serangan dengan pertahanan, sementara Dewa United menunggu kesempatan lewat serangan balik. Usaha Malut United membuahkan hasil pada menit tambahan pertama babak pertama (45+1) ketika David Da Silva mengeksekusi penalti dengan tenang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Babak Kedua: Pergulatan di Tengah Lapangan

Setelah jeda, kedua tim meningkatkan intensitas. Dewa United tetap mengandalkan kecepatan lini tengah Ricky Kambuaya dan kreativitas Ivar Jenner untuk mengatur serangan. Sementara Malut United mencoba mengoptimalkan peran striker Ciro Alves dan pemain tengah Igor Innocencio.

Pertandingan memasuki menit-menit akhir dengan skor imbang. Namun, pada menit ke-90+6, Alex Martins kembali muncul sebagai pahlawan. Memanfaatkan kombinasi cepat dengan Noah Sadaoui, Martins menembus ruang sempit dan menembak dengan presisi ke sudut kanan gawang, memastikan kemenangan 2-1 untuk Dewa United.

Analisis Taktik dan Penampilan Individu

  • Alex Martins: Menjadi bintang dengan dua gol, termasuk gol penentu di tambahan waktu, menunjukkan kecepatan, ketajaman, dan kemampuan finishing yang luar biasa.
  • Sonny Stevens: Penyedia assist utama, menghubungkan serangan dari lini tengah ke depan dengan umpan-umpan akurat.
  • David Da Silva: Mencetak gol penalti, menegaskan peranannya sebagai eksekutor utama di area penalti.
  • Ricky Kambuaya: Mengatur ritme permainan Dewa United, menambah kreativitas di lini tengah.

Reaksi Pelatih Jan Olde Riekerink

Setelah kemenangan, pelatih asal Belanda, Jan Olde Riekerink, menegaskan bahwa hasil melawan Malut United tidak dapat dijadikan patokan utama. Ia mengingatkan bahwa penampilan tim saat melawan PSIM Yogyakarta masih jauh dari harapan meski berakhir dengan kemenangan. Riekerink menyoroti kesalahan fundamental yang harus dihindari, terutama dalam hal transisi pertahanan dan kontrol bola. Ia menambahkan, “Jika kami mengulangi kesalahan yang sama dalam delapan pertandingan berikutnya, kami akan lebih sering kalah.”

Riekerink juga mengumumkan absennya bek veteran Nick Kuipers karena sanksi akumulasi kartu, namun menyatakan kepercayaan pada rotasi pemain untuk menutupi kekosongan tersebut.

Dampak pada Klasemen

Kemenangan ini mengangkat Dewa United ke posisi kedelapan dengan total 40 poin, menggeser PSIM Yogyakarta yang sempat berada di atas mereka. Sementara Malut United tetap berada di peringkat keempat dengan 46 poin, namun kehilangan peluang penting untuk menutup jarak dengan pesaing terdekat, Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Jadwal Lanjutan

Setelah laga ini, Malut United dijadwalkan bertemu Bali United pada 19 April 2026, sementara Dewa United akan menantang Persib Bandung pada 13 April 2026. Kedua tim akan berusaha memperbaiki posisi mereka masing-masing di papan klasemen.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menampilkan drama sepak bola klasik: gol awal, penyamakan lewat penalti, dan penentu di menit-menit tambahan. Dewa United berhasil mengeksekusi strategi disiplinnya, sementara Malut United tetap menunjukkan semangat juang meski harus menelan kekalahan tipis.