Drama Terakhir Super League 2025/2026: Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta Berlomba Meraih Gelar Juara
Drama Terakhir Super League 2025/2026: Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta Berlomba Meraih Gelar Juara

Drama Terakhir Super League 2025/2026: Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta Berlomba Meraih Gelar Juara

Frankenstein45.Com – 22 Mei 2026 | Jalan menuju pekan terakhir BRI Super League 2025/2026 semakin menegangkan. Dua tim papan atas, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, masih bersaing ketat untuk meraih trofi paling bergengsi di sepak bola Indonesia. Sementara Persija Jakarta sudah mengamankan posisi tiga besar, mereka tetap menjadi ancaman potensial bagi juara yang belum terpilih.

Persib Bandung menempati puncak klasemen dengan 78 poin yang diperoleh dari 24 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 3 kekalahan. Selisih dua poin dengan Borneo FC Samarinda yang berada di posisi kedua dengan 76 poin membuat laga penutup menjadi krusial. Jika kedua tim berakhir dengan poin yang sama, regulasi head‑to‑head akan memberikan keunggulan kepada Persib, mengingat catatan pertemuan mereka lebih baik sepanjang musim.

Borneo FC Samarinda, di bawah asuhan pelatih asal Brasil Fabio Lefundes, terus menunjukkan tekad juara meski peluang tampak tipis. Lefundes menegaskan, “Kami berhasil bertahan hingga akhir kompetisi, masih dalam persaingan gelar juara, setelah perjalanan panjang dan kerja yang sangat baik sejauh ini. Dan, kemudian kita akan lihat apa yang terjadi sehingga, mungkin, jika itu kehendak Tuhan, itu akan menjadi pencapaian puncak dari pekerjaan yang telah dilakukan dengan baik sepanjang musim.”

Menurut pelatih, motivasi tim tetap konsisten sejak awal liga, dan peningkatan performa pemain kunci seperti Diego Michiels menjadi faktor penentu. “Tidak ada satupun yang menyangka Borneo punya peluang untuk berada di posisi seperti sekarang. Kami berhasil meningkatkan level persaingan tahun ini,” tambahnya.

Di sisi lain, Persija Jakarta telah mengumpulkan 68 poin, cukup untuk menegakkan posisi tiga besar secara aman. Meskipun tidak lagi menjadi kandidat utama, Persija tetap dapat mengganggu rencana juara jika mereka mengalahkan lawan lawan di pekan terakhir, terutama mengingat persaingan poin yang rapat di papan tengah.

Jadwal pekan ke‑34, yang akan dilaksanakan pada Jumat 22 Mei dan Sabtu 23 Mei 2026, menampilkan dua laga penting. Persib akan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu sore, sementara Borneo FC akan menghadapi Malut United di Stadion Segiri Samarinda. Kedua pertandingan dijadwalkan bersamaan untuk menjaga asas keadilan.

Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni (Bung Kus), menilai pekan terakhir sebagai “pertandingan paling berbahaya”. Ia mengingatkan bahwa Persijap, meski tim promosi, telah menunjukkan performa mengejutkan pada putaran kedua, termasuk mengumpulkan empat poin dari dua laga terakhir. “Persib tidak boleh terlena hanya karena bermain di kandang sendiri dan unggul secara posisi klasemen,” kata Kusnaeni.

Berita lain menyoroti situasi zona degradasi yang juga akan diputuskan pada pekan terakhir. PSBS Biak dan Semen Padang sudah dipastikan turun, sementara Persis Solo berada di posisi ke‑16 dengan 31 poin, mengandalkan hasil Madura United yang berada di batas zona aman dengan 32 poin. Kemenangan Madura United pada laga terakhir akan mengamankan mereka dari jurang degradasi, sedangkan Persis harus menang dan berharap Madura United kalah.

Statistik akhir klasemen menunjukkan persaingan yang sangat ketat. Berikut rangkuman singkat poin masing‑masing tim papan atas:

  • Persib Bandung – 78 poin (24 M, 6 S, 3 K)
  • Borneo FC Samarinda – 76 poin
  • Persija Jakarta – 68 poin
  • Persebaya Surabaya – 55 poin
  • Malut United – 53 poin
  • Dewa United – 53 poin

Jika Persib berhasil mengamankan hasil imbang melawan Persijap, mereka akan menutup musim dengan gelar pertama dalam sejarah Super League. Sebaliknya, Borneo FC harus mencetak kemenangan melawan Malut United untuk menyalip Persib secara poin.

Kesimpulannya, pekan terakhir Super League 2025/2026 menjanjikan drama yang belum pernah terjadi sebelumnya. Persib Bandung mengincar hattrick juara (Liga 1, Liga 2, dan Super League), Borneo FC berjuang keras demi mengubah peluang tipis menjadi kemenangan, dan Persija Jakarta menanti peluang untuk menambah trofi. Semua mata kini tertuju pada Sabtu 23 Mei, ketika keputusan akhir akan menentukan siapa yang akan mengangkat piala dan siapa yang harus menelan kekecewaan.