Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa Iran telah meraih kemenangan dalam konflik yang telah berlangsung selama empat dekade. Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah wawancara dengan media Indonesia, menekankan bahwa pencapaian militer dan diplomatik Iran menunjukkan keberhasilan strategi negara tersebut.
Ia juga menyoroti posisi Amerika Serikat yang kini “terpaksa” menerima sepuluh tuntutan utama untuk menghentikan pertempuran. Menurut Boroujerdi, tekanan internasional dan kebutuhan akan stabilitas di kawasan memaksa Washington untuk menyesuaikan kebijakan.
Sepuluh tuntutan gencatan yang disebutkan meliputi:
- Penghentian tembakmenembak secara keseluruhan
- Pembukaan jalur bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak
- Pelepasan tahanan sipil dan militer
- Penghentian blokade ekonomi
- Penarikan semua pasukan asing dari zona konflik
- Penyelesaian sengketa perbatasan secara damai
- Pembentukan komisi pemantau internasional
- Pengembalian properti yang direbut
- Pemberian ganti rugi kepada korban
- Penerapan mekanisme verifikasi gencatan yang transparan
Selain itu, Boroujerdi menegaskan bahwa Iran tetap terbuka untuk dialog yang konstruktif, namun menuntut agar semua pihak menghormati kedaulatan dan hak asasi manusia. Ia memperingatkan bahwa upaya memaksa tanpa kesepakatan dapat memperburuk situasi dan menimbulkan konsekuensi yang lebih luas.
Para pengamat menilai bahwa pernyataan ini mencerminkan perubahan dinamika politik di Timur Tengah, di mana Iran berusaha memperkuat posisi tawar melalui diplomasi sekaligus menegaskan keberhasilan militer. Sementara itu, Amerika Serikat harus menyeimbangkan antara tekanan domestik dan kepentingan strategis di kawasan.




