EFL Championship Bergolak: Sheffield Wednesday Bebas Denda, Siaran Live Stream, dan Dampak Finansial Besar
EFL Championship Bergolak: Sheffield Wednesday Bebas Denda, Siaran Live Stream, dan Dampak Finansial Besar

EFL Championship Bergolak: Sheffield Wednesday Bebas Denda, Siaran Live Stream, dan Dampak Finansial Besar

Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | Sheffield Wednesday kembali menjadi sorotan utama dalam dunia sepakbola Inggris setelah EFL memutuskan untuk mencabut sanksi 15 poin yang semula dijatuhkan kepada klub yang baru saja diselamatkan dari likuidasi. Keputusan ini menimbulkan perdebatan sengit di antara klub-klub Championship lain, sekaligus membuka babak baru bagi kepemilikan baru yang dipimpin oleh David Storch dan konsorsium Arise Capital.

Pengambilalihan Sheffield Wednesday dan Keputusan EFL

Pada awal Mei 2026, konsorsium yang dipimpin oleh David Storch resmi menyelesaikan proses akuisisi Sheffield Wednesday setelah klub berada dalam administrasi sejak Oktober 2025. Pengambilalihan ini terjadi hanya beberapa hari sebelum pertandingan terakhir musim Championship melawan West Brom, di mana Wednesday berhasil meraih kemenangan kedua mereka dalam kampanye yang penuh tantangan.

EFL awalnya mengumumkan bahwa klub akan memulai musim depan di League One dengan potongan 15 poin sebagai hukuman atas kegagalan pembayaran utang dan pelanggaran administratif yang terjadi di bawah kepemilikan sebelumnya, Dejphon Chansiri. Namun, setelah konsorsium Storch menyelesaikan akuisisi dan mengajukan rencana keuangan yang dianggap memadai, badan liga memutuskan untuk menghapus sanksi tersebut.

Reaksi Klub Lain dan Kontroversi Poin Penalti

Keputusan ini memicu kemarahan dari beberapa klub Championship, terutama Derby County, yang menilai perlakuan khusus terhadap Sheffield Wednesday tidak adil. Menurut mantan CEO Everton, Keith Wyness, penalti seharusnya dijatuhkan kepada pemilik sebelumnya, bukan kepada pemilik baru yang berusaha menata kembali klub. “Saya mengerti keberatan klub lain, tetapi yang harus dipertanggungjawabkan adalah Dejphon Chansiri, bukan David Storch,” kata Wyness dalam sebuah podcast Football Insider.

Sejumlah klub mengajukan permohonan peninjauan kembali kebijakan insolvensi EFL, menuntut transparansi lebih besar dalam proses pengampunan poin. Sementara itu, pendukung Sheffield Wednesday menyambut keputusan itu sebagai kemenangan penting yang memungkinkan klub bersaing kembali tanpa beban poin negatif.

Implikasi Finansial dan Masa Depan Klub

Dejphon Chansiri masih berhutang sekitar £16 juta kepada klub, namun Storch menolak membayar utang tersebut, mengingat kondisi keuangan klub yang masih rapuh. EFL memberikan kelonggaran khusus sehingga klub tidak dipaksa membayar pinjaman tersebut, yang dianggap dapat menghambat pemulihan finansial.

Laporan The Star mengungkapkan bahwa tawaran bonus jutaan pound untuk Chansiri akan hilang karena klub tidak mencapai promosi kembali ke Championship pada upaya pertama. Ini menandakan bahwa Sheffield Wednesday kini dapat melangkah maju tanpa gangguan finansial yang melibatkan mantan pemilik.

Bagaimana Penggemar Bisa Menyaksikan EFL Championship

Di samping kontroversi administratif, penggemar juga penasaran tentang cara menonton pertandingan Championship secara live. Pada Mei 2026, jadwal pertandingan menampilkan duel penting seperti Hull vs Millwall dan Middlesbrough vs Southampton yang disiarkan di Sky Sports Main Event. Untuk menonton semua pertandingan, layanan Sky Sports+ menawarkan lebih dari 1.000 siaran langsung EFL per tahun, dengan paket mulai dari £15 per bulan untuk Sky Stream hingga sekitar £35 per bulan untuk paket lengkap.

Penonton yang tidak ingin berlangganan dapat mengandalkan ITV, yang menyediakan 10 pertandingan langsung per musim serta rangkaian highlight mingguan di ITV4 dan ITV1. Selain itu, highlights dan gol dapat diakses secara gratis melalui kanal YouTube Sky Sports Football serta situs resmi EFL.

Dengan akses yang semakin beragam, para pendukung Sheffield Wednesday dan klub lain dapat mengikuti perkembangan liga secara real time, baik melalui televisi berlangganan maupun layanan streaming gratis.

Secara keseluruhan, keputusan EFL untuk mencabut denda 15 poin kepada Sheffield Wednesday membuka peluang baru bagi klub untuk bangkit kembali di Championship, meski tetap menimbulkan perdebatan tentang konsistensi kebijakan keuangan liga. Penggemar kini dapat menikmati aksi di lapangan melalui berbagai platform siaran, sementara klub harus tetap fokus pada stabilitas keuangan dan performa di lapangan untuk mengembalikan kejayaan mereka.