Frankenstein45.Com – 14 Mei 2026 | Pelatih Rajawali Medan, Efri Meldi, menegaskan bahwa masa libur kompetisi atau offseason tidak boleh dipandang sebagai waktu bersantai bagi para pemain lokal IBL. Menurutnya, periode ini justru menjadi momentum penting untuk meningkatkan kebugaran, kemampuan teknis, dan mental agar siap bersaing di musim berikutnya.
Efri mengingatkan bahwa selama musim reguler, jadwal pertandingan yang padat seringkali menyisakan waktu terbatas untuk latihan intensif. Oleh karena itu, offseason harus dimanfaatkan untuk program latihan yang terstruktur, termasuk kerja keras di gym, sesi dribbling, tembakan, serta analisis video pertandingan.
Berikut beberapa poin utama yang disarankan Efri kepada pemain lokal selama offseason:
- Fokus pada kebugaran fisik: program kardio, beban, dan fleksibilitas untuk mengurangi risiko cedera.
- Pengembangan skill individu: latihan dribbling, passing, shooting secara konsisten.
- Analisis taktik: meninjau rekaman pertandingan untuk memperbaiki keputusan di lapangan.
- Pengaturan nutrisi: pola makan seimbang yang mendukung pemulihan otot.
- Istirahat yang cukup: tidur berkualitas untuk memaksimalkan proses regenerasi.
Selain itu, Efri menekankan pentingnya kolaborasi dengan pelatih kebugaran dan ahli gizi untuk merancang program yang sesuai dengan kebutuhan masing‑masing pemain. Ia juga mengajak para pemain untuk tetap menjaga mentalitas kompetitif, meskipun tidak ada pertandingan resmi.
Dengan memanfaatkan offseason secara optimal, diharapkan pemain lokal IBL dapat kembali ke lapangan dengan performa yang lebih baik, meningkatkan kualitas permainan tim, serta memberi kontribusi lebih besar bagi perkembangan basket Indonesia.




