Ekonom Tegaskan Klaim Tidak Tepat Mengaitkan Utang Pemerintah dengan Program MBG

Frankenstein45.Com – 14 Mei 2026 | Sejumlah ekonom menilai bahwa mengaitkan beban utang negara secara eksklusif dengan program Mandiri Beli Gizi (MBG) merupakan simplifikasi yang berbahaya. Mereka menekankan bahwa pinjaman pemerintah melayani beragam proyek strategis, termasuk infrastruktur, energi, dan pendidikan.

Program MBG sendiri dirancang untuk meningkatkan asupan gizi anak usia dini melalui subsidi makanan bergizi, dengan tujuan jangka panjang memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dampak langsungnya diharapkan mendorong konsumsi domestik serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya nutrisi bagi pertumbuhan ekonomi.

  • Utang pemerintah tidak terbatas pada satu program; dana dipergunakan untuk proyek infrastruktur jalan, pelabuhan, serta transisi energi bersih.
  • MBG berkontribusi pada peningkatan produktivitas tenaga kerja masa depan melalui perbaikan status gizi anak.
  • Peningkatan konsumsi domestik dari program ini dapat menstimulasi pertumbuhan sektor UMKM.

Para ekonom menambahkan bahwa menilai kebijakan fiskal hanya dari satu program dapat menimbulkan persepsi publik yang keliru tentang keberlanjutan fiskal negara. Oleh karena itu, penilaian harus mempertimbangkan keseluruhan portofolio pengeluaran dan potensi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.