Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Rony P. Sasmita, seorang ekonom terkemuka dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), menyampaikan tiga faktor krusial yang harus dipenuhi agar ekonomi digital Indonesia dapat bersaing secara efektif di kancah internasional.
Berikut adalah tiga pilar utama yang diidentifikasi:
- Penguatan Infrastruktur Digital: Memperluas jaringan broadband, meningkatkan kecepatan internet, serta mengembangkan pusat data yang andal menjadi fondasi bagi pertumbuhan layanan daring dan inovasi teknologi.
- Regulasi dan Kebijakan yang Pro-Inovasi: Menyusun kerangka regulasi yang fleksibel, melindungi data pribadi, serta memberikan insentif bagi startup dan perusahaan teknologi agar dapat beroperasi dengan leluasa.
- Pengembangan Sumber Daya Manusia: Menekankan pendidikan STEM, pelatihan digital, dan program upskilling bagi tenaga kerja agar siap menghadapi tuntutan pekerjaan berbasis teknologi.
Sasmita menekankan bahwa ketiga elemen ini harus berjalan selaras. Tanpa infrastruktur yang memadai, regulasi yang progresif tidak akan maksimal; begitu pula sebaliknya, tanpa tenaga kerja yang kompeten, investasi teknologi tidak akan menghasilkan output yang diharapkan.
Ia juga mengingatkan bahwa persaingan di pasar global kini ditentukan oleh kecepatan adaptasi terhadap perubahan digital. Negara-negara yang berhasil mengintegrasikan ketiga kunci tersebut akan memperoleh keunggulan kompetitif, menarik investasi asing, dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor ekonomi digital.




