Ekspor udang Waingapu diproyeksikan capai Rp4,85 triliun per tahun
Ekspor udang Waingapu diproyeksikan capai Rp4,85 triliun per tahun

Ekspor udang Waingapu diproyeksikan capai Rp4,85 triliun per tahun

Frankenstein45.Com – 01 April 2026 | Pembangunan tambak udang terintegrasi di Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperkirakan akan meningkatkan devisa negara hingga Rp4,85 triliun per tahun.

Proyek ini melibatkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan investor swasta. Sistem terintegrasi mencakup budidaya udang vaname, pengolahan pasca panen, serta fasilitas logistik untuk mengekspor produk ke pasar internasional.

Berikut perkiraan kontribusi tahunan dari ekspor udang Waingapu:

Tahun Volume Ekspor (ton) Nilai Devisa (Rp triliun)
2024 12.000 1,2
2025 18.000 2,4
2026 24.000 3,6
2027 30.000 4,85

Selain meningkatkan devisa, proyek ini diharapkan menciptakan sekitar 5.000 lapangan kerja langsung, termasuk tenaga kerja di tambak, fasilitas pengolahan, dan sektor distribusi. Pendapatan tambahan bagi petani lokal diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun per tahun.

Pemerintah daerah juga menyiapkan insentif fiskal dan kemudahan perizinan untuk menarik investor. Namun, tantangan seperti perubahan iklim, fluktuasi harga pakan, dan kebutuhan akan sumber air bersih masih menjadi perhatian utama.

Jika target tercapai, Waingapu dapat menjadi pusat ekspor udang terbesar di Indonesia, memperkuat posisi negara dalam pasar udang global dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.