Frankenstein45.Com – 02 Juni 2026 | Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara melaporkan bahwa pada bulan Mei 2026 wilayah tersebut mencatat laju inflasi yang meningkat. Dua faktor utama yang berperan signifikan dalam kenaikan tersebut adalah harga emas dan harga pangan.
Berikut rincian kontribusi utama penyebab inflasi di Sumatera Utara pada Mei 2026:
| Komponen | Kontribusi terhadap Inflasi (%) |
|---|---|
| Emas | 0,9 |
| Pangan | 1,1 |
| Transportasi | 0,5 |
| Energi | 0,4 |
| Lainnya | 0,3 |
Kenaikan harga emas dipicu oleh volatilitas pasar global serta permintaan investasi yang meningkat. Sementara itu, harga pangan tertekan oleh beberapa faktor, termasuk penurunan hasil panen di beberapa daerah, naiknya biaya produksi, serta dampak cuaca ekstrem yang memengaruhi pasokan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan komitmen untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok melalui program subsidi, peningkatan distribusi pangan, dan koordinasi dengan lembaga keuangan untuk mengendalikan spekulasi harga emas.
Pengamat ekonomi menilai bahwa meski inflasi masih berada pada level yang dapat dikelola, tekanan pada rumah tangga terutama yang berpenghasilan rendah dapat meningkat jika tren kenaikan harga emas dan pangan berlanjut.




