ESDM masih bahas bea keluar batu bara meski akan diekspor lewat DSI
ESDM masih bahas bea keluar batu bara meski akan diekspor lewat DSI

ESDM masih bahas bea keluar batu bara meski akan diekspor lewat DSI

Frankenstein45.Com – 29 Mei 2026 | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa pembahasan mengenai bea keluar batu bara masih berjalan, meskipun pemerintah berencana menyalurkan ekspor batu bara melalui mekanisme Darat, Laut, dan Udara (DSI).

Skema DSI dirancang untuk mempermudah proses pengiriman batu bara ke luar negeri dengan mengintegrasikan tiga moda transportasi, sehingga diharapkan biaya logistik dapat ditekan dan waktu pengiriman dipercepat.

Beberapa alasan utama ESDM tetap mempertimbangkan bea keluar antara lain:

  • Menjaga penerimaan negara dari sektor pertambangan.
  • Mencegah praktik dumping yang dapat merugikan industri domestik.
  • Menyesuaikan tarif bea dengan fluktuasi harga batu bara di pasar internasional.
  • Memberikan kepastian regulasi bagi investor dan eksportir.

Asosiasi pertambangan dan para pelaku usaha mengungkapkan kekhawatiran bahwa penambahan bea dapat meningkatkan biaya produksi, yang pada gilirannya dapat menurunkan daya saing batu bara Indonesia di pasar global. Namun, mereka juga menyadari pentingnya kebijakan yang mendukung keberlanjutan fiskal.

Jika bea keluar disepakati, pemerintah berencana akan mengimplementasikan mekanisme pengumpulan yang terintegrasi dengan sistem DSI, sehingga proses administrasi dapat tetap efisien.

Keputusan akhir diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa minggu ke depan, setelah dilakukan konsultasi lanjutan dengan stakeholder terkait.