Frankenstein45.Com – 01 Juni 2026 | Ganda putra Indonesia yang dibentuk oleh Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri menutup kompetisi Singapore Open 2026 sebagai runner‑up setelah harus mengalahkan unggulan keempat asal India, Satwiksairaj Singh Bhardwaj, di final. Kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting bagi pasangan Merah Putih yang belum berhasil menjuarai turnamen BWF World Tour tingkat Super 750.
Setelah menempati posisi kedua, Fajar dan Fikri menyatakan tekad kuat untuk memberikan penampilan maksimal di Indonesia Open yang akan berlangsung pada akhir September 2026 di Jakarta. Mereka menegaskan bahwa dukungan penonton lokal menjadi motivasi tambahan untuk “habis‑habisan” di turnamen bergengsi tersebut.
Berikut beberapa fokus utama yang menjadi prioritas pasangan ini menjelang Indonesia Open:
- Perbaikan taktik servis‑receiving yang menjadi titik lemah pada pertandingan akhir Singapore Open.
- Penguatan mental dalam menghadapi situasi pressure tinggi, khususnya ketika menghadapi pasangan unggulan dunia.
- Optimalisasi kebugaran melalui program latihan khusus yang dirancang oleh tim kebugaran Tim Bulutangkis Nasional.
Selain itu, Alfian dan Fikri berharap dapat menambah poin peringkat dunia mereka, yang saat ini berada di peringkat tiga, untuk mengamankan posisi teratas menjelang Olimpiade 2028. Mereka juga menargetkan setidaknya satu gelar BWF World Tour Super 1000 dalam dua bulan ke depan, dengan Indonesia Open menjadi batu loncatan utama.
Pelatih kepala Tim Nasional, Rio Febrianto, menambahkan bahwa persiapan mereka meliputi simulasi pertandingan melawan kombinasi gaya permainan India dan Jepang, yang dianggap paling menantang pada musim ini. Dengan dukungan penuh dari federasi, sponsor, dan suporter, pasangan ini optimis dapat mengubah rasa kecewa di Singapura menjadi kemenangan di tanah air.




