Falcon Pictures Gelar Konser Spektakuler Dilan ITB 1997, Ariel Noah & Niken Anjani Siap Bikin Geger!
Falcon Pictures Gelar Konser Spektakuler Dilan ITB 1997, Ariel Noah & Niken Anjani Siap Bikin Geger!

Falcon Pictures Gelar Konser Spektakuler Dilan ITB 1997, Ariel Noah & Niken Anjani Siap Bikin Geger!

Frankenstein45.Com – 03 Mei 2026 | Jakarta, 2 Mei 2026 – Falcon Pictures resmi mengumumkan rencana konser perdana yang mengangkat tema film “Dilan ITB 1997“. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni mendatang ini dijanjikan akan menjadi perpaduan antara musik live, adegan nostalgia, dan penampilan eksklusif para pemeran utama, Ariel Noah (Dilan) dan Niken Anjani (Ancika).

Pengumuman tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers di gedung Falcon Pictures, Senayan, dihadiri wartawan media hiburan serta sejumlah tokoh industri musik. Direktur kreatif Falcon Pictures, Rudi Hartono, menegaskan bahwa konser ini bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan sebuah “pengalaman sinematik” yang menghidupkan kembali atmosfer kampus ITB tahun 1997, sebagaimana digambarkan dalam film terbaru mereka.

Konsep Konser yang Menggabungkan Film dan Musik

Menurut Rudi, konsep utama konser adalah menampilkan soundtrack asli film “Dilan ITB 1997” yang diramu ulang oleh musisi ternama, sekaligus menampilkan adegan-adegan ikonik yang dipentaskan secara live. “Kami ingin penonton tidak hanya mendengar musik, tetapi juga merasakan perjalanan emosional Dilan dan Ancika di masa kuliah,” ujar Rudi.

Tim produksi telah menyiapkan panggung yang meniru ruang kelas FSRD ITB, lengkap dengan backdrop foto-foto kenangan, poster era 90-an, serta proyeksi visual yang menampilkan cuplikan film. Penonton akan diajak mengikuti alur cerita Dilan yang kini lebih dewasa, mengingatkan pada perubahan karakter yang ditampilkan Ariel dalam film tersebut.

Ariel Noah dan Niken Anjani Siap Membawa Energi Baru

Ariel Noah, yang memerankan Dilan versi kampus, menuturkan antusiasmenya atas kesempatan tampil di panggung musik. “Di film, Dilan sudah tidak lagi gombal seperti dulu, melainkan lebih mengandalkan aksi dan kedewasaan. Konser ini memberi saya ruang untuk mengekspresikan Dilan lewat suara dan gerakan,” kata Ariel.

Sementara Niken Anjani, yang memerankan Ancika, menambahkan bahwa chemistry antara keduanya di layar lebar kini akan terwujud dalam bentuk kolaborasi musik. “Kami banyak menghabiskan waktu dalam sesi reading, jadi hubungan karakter kami terasa natural. Di konser nanti, saya dan Ariel akan menyanyikan duet yang menggambarkan perjalanan cinta kami di tahun 1997,” ujar Niken.

Susunan Acara dan Penampilan Spesial

  • Opening dengan band indie yang membawakan aransemen ulang lagu tema “Dilan”.
  • Segmen “Memory Lane” menampilkan montage visual film sambil dibalut musik orkestra.
  • Duet eksklusif Ariel Noah & Niken Anjani menampilkan lagu cinta era 90-an yang telah di-remix.
  • Penampilan tamu spesial: penyanyi pop muda yang menyanyikan medley soundtrack film.
  • Closing dengan penampilan band rock lokal yang menggelar tribute untuk era musik 1997.

Harapan Penjualan Tiket dan Dampak Budaya

Falcon Pictures menargetkan penjualan 10.000 tiket untuk tiga sesi konser di Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Dengan harga tiket yang bervariasi, mulai dari Rp250.000 untuk kelas reguler hingga Rp1.000.000 untuk VIP yang mencakup meet & greet bersama Ariel dan Niken, harapannya adalah menarik tidak hanya penggemar film, tetapi juga generasi milenial yang merindukan nuansa 1990-an.

Para pakar budaya pop memprediksi konser ini dapat menjadi fenomena viral, mengingat kombinasi nostalgia, musik live, dan eksistensi film yang masih hangat dibicarakan. “Kita melihat tren kembali ke era 90-an dalam musik dan fashion. Konser Dilan ITB 1997 menjadi salah satu contoh konkret bagaimana industri hiburan memanfaatkan nostalgia untuk menciptakan nilai komersial baru,” ujar Dr. Siti Mahmudah, dosen komunikasi visual UI.

Kesimpulan

Dengan mengusung konsep sinema-musik yang belum pernah ada sebelumnya, Falcon Pictures tidak hanya memperluas ekosistem film “Dilan ITB 1997” tetapi juga membuka peluang bagi artis muda untuk mengekspresikan kreativitas mereka di atas panggung. Jika semua persiapan berjalan lancar, konser ini berpotensi menjadi titik tolak baru bagi kolaborasi lintas media di Indonesia, sekaligus memberi penonton kesempatan untuk merasakan kembali semangat muda Dilan dan Ancika dalam balutan melodi yang menawan.