Ferrari Gandeng NASA untuk Mengatur Akselerasi Mobil Listrik Luce
Ferrari Gandeng NASA untuk Mengatur Akselerasi Mobil Listrik Luce

Ferrari Gandeng NASA untuk Mengatur Akselerasi Mobil Listrik Luce

Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | Ferrari resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) untuk mengoptimalkan sistem akselerasi pada kendaraan listrik pertamanya, Luce. Kolaborasi ini menandai langkah penting bagi pembuat mobil sport ikonik dalam memasuki era kendaraan berbasis listrik.

Luce, yang dirancang sebagai supercar listrik dengan performa tinggi, akan dilengkapi dengan teknologi pengaturan akselerasi yang dikembangkan bersama NASA. Tim insinyur NASA, yang memiliki pengalaman luas dalam pengendalian thrust roket dan sistem propulsi, akan membantu Ferrari menciptakan algoritma kontrol yang mampu menyesuaikan daya output motor listrik secara real‑time, sehingga menghasilkan respons akselerasi yang lebih halus namun tetap agresif.

  • Tujuan utama: Menyediakan transisi daya yang mulus antara pedal gas dan output motor, menghindari lag yang biasanya muncul pada kendaraan listrik.
  • Teknologi yang dipakai: Sistem kontrol adaptif berbasis AI, sensor kecepatan dan torsi, serta simulasi dinamika kendaraan yang biasanya digunakan dalam misi luar angkasa.
  • Manfaat bagi pengendara: Respons akselerasi yang lebih presisi, peningkatan stabilitas saat pengereman mendadak, serta efisiensi energi yang lebih baik.

Di pihak NASA, Dr. Emily Carter, Kepala Divisi Propulsi, menyatakan, “Kami senang dapat menerapkan teknologi pengendalian thrust yang telah terbukti di luar angkasa ke dalam aplikasi otomotif. Ini menunjukkan betapa luasnya potensi teknologi antariksa untuk meningkatkan mobilitas di bumi.”

Pengembangan Luce dijadwalkan selesai pada akhir 2026, dengan target produksi massal dimulai pada awal 2027. Ferrari berencana menjual model ini secara terbatas pada pasar premium, dengan harga yang diperkirakan berada di kisaran $1,5 juta.

Kolaborasi ini tidak hanya menandai langkah inovatif bagi Ferrari, tetapi juga memperlihatkan bagaimana lintas industri dapat mempercepat adopsi teknologi listrik dalam kendaraan performa tinggi.