Frankenstein45.Com – 02 Mei 2026 | Tim balap Ferrari memastikan bahwa teknologi sayap belakang “flip-flop” akan tetap dipasang pada mobil mereka saat Grand Prix Miami mendatang. Kepala tim, Fred Vasseur, menegaskan keputusan tersebut sebagai bagian dari strategi aerodinamika tim untuk menyesuaikan diri dengan karakteristik sirkuit yang menggabungkan lurus panjang dan tikungan cepat.
Sayap “flip-flop” memungkinkan pengaturan sudut sayap yang berbeda antara jalur utama (race line) dan jalur alternatif (alternate line). Dengan cara ini, pilot dapat memanfaatkan tekanan udara yang lebih besar pada bagian luar tikungan, sekaligus mengurangi hambatan pada bagian dalam, meningkatkan kecepatan keluar tikungan tanpa mengorbankan stabilitas.
Vasseur menjelaskan bahwa tim telah menguji perangkat tersebut selama beberapa pekan terakhir di trek simulasi dan sesi uji coba, dan hasilnya menunjukkan peningkatan konsistensi waktu putaran, khususnya pada bagian lurus utama yang memerlukan daya dorong maksimum.
Penggunaan sayap ini bukan pertama kali bagi Ferrari; pada musim sebelumnya, tim sempat mencoba konfigurasi serupa di beberapa sirkuit dengan hasil yang bervariasi. Namun, setelah analisis data lebih mendalam, manajemen memutuskan untuk mengoptimalkan desain tersebut dan menjadikannya pilihan utama di Miami, yang dikenal memiliki kecepatan tinggi dan tantangan aerodinamika khusus.
Dengan keputusan ini, Ferrari berharap dapat menutup jarak dengan pesaing terdepan dan memperkuat posisi mereka dalam klasemen konstruktor. Penggemar dan analis pun menantikan bagaimana performa sayap “flip-flop” akan mempengaruhi strategi pit stop dan manuver overtaking selama balapan.




