Forum Rektor PTMA Sampaikan Aspirasi Pendidikan Tinggi ke DPR
Forum Rektor PTMA Sampaikan Aspirasi Pendidikan Tinggi ke DPR

Forum Rektor PTMA Sampaikan Aspirasi Pendidikan Tinggi ke DPR

Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Jakarta, Republika.co.id – Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) melakukan kunjungan silaturahim ke Komisi X DPR RI pada Kamis, 19 Juni 2026. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menyampaikan aspirasi kolektif perguruan tinggi anggota PTMA terkait kebijakan pendidikan tinggi yang sedang dibahas di legislatif.

Tim yang dipimpin oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Prof. Dr. H. Ahmad Zainal, A.Md., bersama rektor-rektor lain, menyampaikan empat poin utama kepada anggota Komisi X, antara lain:

  • Peningkatan alokasi anggaran APBN untuk beasiswa dan dana operasional perguruan tinggi swasta.
  • Penyederhanaan prosedur akreditasi dan izin operasional untuk mempercepat pembukaan program studi baru.
  • Penerapan standar mutu pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri, khususnya dalam bidang teknologi dan kesehatan.
  • Peningkatan kerjasama antara DPR dan perguruan tinggi dalam perumusan regulasi berbasis riset.

Anggota Komisi X, Bapak Hadi Susanto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PTPTMA dan berjanji akan menindaklanjuti masukan tersebut melalui rapat internal komisi. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan dunia akademik untuk menghasilkan kebijakan yang responsif terhadap tantangan global.

Selain itu, forum ini juga menjadi ajang dialog terbuka mengenai isu-isu terkini seperti digitalisasi pembelajaran, penguatan kualitas dosen, serta peningkatan peran perguruan tinggi dalam riset dan inovasi. Beberapa rektor menyoroti kebutuhan akan regulasi yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi model pembelajaran hybrid yang kini menjadi norma pasca‑pandemi.

Dalam penutup pertemuan, para rektor menegaskan komitmen PTMA untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah, termasuk DPR, demi tercapainya tujuan pendidikan tinggi yang inklusif, berkualitas, dan berdaya saing internasional.