Gangguan Atmosfer Picu Cuaca Ekstrem di NTB, BMKG Ungkap Penyebabnya
Gangguan Atmosfer Picu Cuaca Ekstrem di NTB, BMKG Ungkap Penyebabnya

Gangguan Atmosfer Picu Cuaca Ekstrem di NTB, BMKG Ungkap Penyebabnya

Frankenstein45.Com – 27 April 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gangguan atmosfer yang terjadi sejak akhir pekan lalu telah memicu serangkaian cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berikut ini beberapa dampak utama yang telah dilaporkan sejak 20 September 2024:

  • Curah hujan intensitas tinggi, mencapai 150‑200 mm dalam 24 jam di beberapa daerah Lombok dan Sumbawa.
  • Angin kencang dengan kecepatan mencapai 80 km/jam, menyebabkan kerusakan pada atap rumah dan pohon tumbang.
  • Laporan banjir bandang dan tanah longsor di daerah rawan, menimbulkan evakuasi warga.

BMKG menyiapkan peringatan dini dengan tiga tingkat: Prakiraan Hujan Lebat, Waspada Banjir, dan Siaga Bencana. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dan mengikuti arahan petugas.

Berikut rangkaian peringatan BMKG dalam bentuk tabel:

Tingkat Peringatan Kondisi Tindakan
Prakiraan Hujan Lebat Curah hujan >100 mm/24 jam Waspada, persiapkan tempat penampungan
Waspada Banjir Aliran sungai meluap Evakuasi daerah rawan
Siaga Bencana Tanah longsor atau kerusakan infrastruktur Koordinasi dengan tim SAR

Pemerintah provinsi NTB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengaktifkan posko bantuan dan menyiapkan tim relawan untuk penanggulangan darurat.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi atmosfer ini dapat berlanjut selama beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, kewaspadaan tetap diperlukan hingga peringatan turun menjadi normal.