Frankenstein45.Com – 01 Mei 2026 | Tim nasional Indonesia U-17, yang dikenal dengan sebutan Garuda Asia, resmi mengumumkan skuad lengkap untuk menembus Piala Asia U-17 2026. Di tengah persiapan intensif, pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menambahkan tiga pemain diaspora yang berkarier di klub Belanda, menandai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tim.
Daftar Pemain Utama dan Tiga Diaspora
Skuad berjumlah 23 pemain mencakup posisi kiper, bek, gelandang, dan penyerang. Tiga pemain diaspora yang menjadi sorotan utama adalah:
- Mike Rajasa – Kiper berusia 17 tahun yang saat ini memperkuat FC Utrecht di Belanda.
- Mathew Baker – Bek tengah dengan pengalaman kompetisi usia U-17 di Eropa, juga bernaung di FC Utrecht.
- Noha Pohan – Gelandang kreatif yang bermain di akademi NAC Breda Youth.
Keberadaan ketiganya diharapkan memberi dimensi taktik yang lebih fleksibel, terutama dalam menghadapi lawan-lawan kuat di Grup B seperti Jepang, China, dan Qatar.
Persiapan dan Laga Uji Coba
Jelang turnamen, Garuda Asia menggelar laga uji coba melawan tim nasional Arab Saudi, yang berakhir dengan kekalahan tipis 1-2. Meskipun hasil belum memuaskan, pelatih Kurniawan menilai pertandingan tersebut sebagai bahan evaluasi penting.
“Target pribadi saya memang ingin meloloskan Indonesia ke Piala Dunia U-17, namun sepak bola selalu memiliki unsur ketidakpastian. Kami fokus pada persiapan maksimal dan mengoptimalkan potensi setiap pemain,” ujar Kurniawan dalam konferensi pers di Lapangan A Senayan, Jakarta.
Strategi dan Harapan
Dengan tiga diaspora yang telah terbiasa bermain di kompetisi Eropa, pelatih Kurniawan menekankan pentingnya integrasi taktik modern. Dia berharap pemain-pemain tersebut dapat mentransfer pengalaman mereka kepada rekan-rekan lokal, meningkatkan kecepatan permainan, serta kemampuan bertahan dan menyerang.
Selain itu, skuad juga terdiri dari sejumlah pemain yang sebelumnya menorehkan prestasi di Piala AFF U-17 2026. Meskipun ada beberapa nama yang dicoret, seperti Mierza, kehadiran pemain-pemain berpengalaman di level regional diharapkan dapat menambah kedalaman bench.
Target dan Tantangan
Garuda Asia berada di Grup B, grup yang diperkirakan paling kompetitif. Jepang, dengan tradisi kuat di level junior, menjadi tantangan utama. China dan Qatar juga tidak kalah tangguh, mengandalkan fisik dan kecepatan.
Kurniawan menegaskan, “Kami siap menghadapi semua tantangan. Setiap pertandingan akan kami dekati dengan fokus pada taktik, disiplin, dan semangat juang. Harapan kami bukan hanya lolos, tetapi juga memberikan penampilan yang membanggakan bagi bangsa.”
Dengan semangat baru dan dukungan tiga diaspora berpengalaman, Garuda Asia menatap Piala Asia U-17 2026 dengan keyakinan bahwa Indonesia dapat bersaing di panggung Asia dan membuka jalan menuju Piala Dunia U-17 di masa mendatang.




