Frankenstein45.Com – 27 April 2026 | Garudayaksa FC kembali mengukir sejarah di pekan ke-26 Championship Liga 2 2025/2026 dengan kemenangan telak 3-0 atas Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sabtu 25 April 2026. Dua gol pertama dicetak oleh striker asing Everton Nascimento pada menit ke-47 dan 70, sementara gol ketiga datang dari aksi cepat Raihan Utama pada menit ke-60.
Keberhasilan ini tidak hanya mengangkat Garudayaksa kembali ke puncak klasemen sementara dengan total 49 poin, tetapi juga menyingkirkan pesaing terdekat, Adhyaksa FC, yang berakhir dengan 48 poin. Pencapaian tersebut menegaskan posisi Garudayaksa sebagai tim terdepan di grup Barat serta membuka peluang kuat untuk melaju ke zona promosi bersama Adhyaksa FC.
Pelatih Widodo Cahyono Putro menilai kemenangan sebagai buah kerja keras tim setelah mengalami kebuntuan 0-0 pada babak pertama. “Babak pertama memang sulit, lawan bermain disiplin. Namun kami menyesuaikan pendekatan di babak kedua, bermain lebih fokus dan sabar,” ungkap Widodo dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia menekankan pentingnya konsistensi, mengingat kompetisi masih panjang dan persaingan ketat.
Selain Nascimento, Widodo memuji seluruh skuad atas kontribusi mereka. “Everton memang mencetak dua gol, tetapi kemenangan ini hasil kerja tim. Semua pemain berjuang keras,” tegasnya. Pernyataan ini mencerminkan filosofi kolektif yang diusung pelatih, di mana peran setiap pemain dianggap krusial untuk menjaga performa di sisa musim.
Statistik klasemen pekan ke-26 dapat dilihat pada tabel berikut:
| Posisi | Tim | Ma | M | S | K | GM | GK | +/- | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Garudayaksa FC | 26 | 15 | 4 | 7 | 45 | 33 | +12 | 49 |
| 2 | Adhyaksa FC | 26 | 14 | 6 | 6 | 42 | 30 | +12 | 48 |
| 3 | PSS Sleman | 26 | 13 | 7 | 6 | 40 | 31 | +9 | 46 |
Garudayaksa masih memiliki satu laga tersisa di putaran ketiga, yakni melawan Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor, pada Sabtu 2 Mei 2026. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi ujian akhir untuk mengukuhkan posisi puncak dan menambah selisih poin atas Adhyaksa.
Di samping sorotan performa di lapangan, klub juga menjadi sorotan karena insiden terkait wasit pada pertandingan Persiraja vs Garudayaksa di Aceh. Wasit yang dibawa Brimob dan naik barakuda memicu kemarahan Komite Wasit, menambah tekanan administratif di tengah kompetisi.
Meski demikian, suasana di dalam tim tetap optimis. Widodo menegaskan bahwa tim akan tetap menjaga kebugaran dan konsistensi taktik, terutama dalam memanfaatkan keunggulan fisik dan kecepatan pemain asing seperti Nascimento. Ia juga menambahkan pentingnya rotasi pemain menjelang laga terakhir untuk menghindari kelelahan.
Para pendukung Garudayaksa FC menyambut kemenangan dengan antusiasme tinggi, menilai bahwa tim berada di jalur yang tepat menuju promosi ke Liga 1. Harapan besar mengalir, terutama karena klub telah menunjukkan performa stabil selama beberapa pekan terakhir.
Secara keseluruhan, Garudayaksa FC kini berada pada posisi strategis dengan selisih poin tipis namun signifikan atas rival terdekat. Kemenangan 3-0, strategi pelatih yang adaptif, serta dukungan suporter yang solid menjadi kombinasi utama yang dapat membawa klub ini melaju ke babak selanjutnya dan mengukir sejarah baru di kancah sepak bola Indonesia.




