Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Gubernur Bali, Wayan Koster, baru-baru ini menerima masukan strategis dari World Bank, lembaga keuangan internasional, terkait lima persoalan penting yang dihadapi provinsi tersebut. Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan berkelanjutan di Bali.
World Bank menyoroti lima area prioritas yang memerlukan perhatian khusus, antara lain:
- Pariwisata berkelanjutan: Mengoptimalkan potensi wisata sambil melindungi lingkungan dan budaya lokal.
- Infrastruktur transportasi: Memperbaiki jaringan jalan, pelabuhan, dan bandara untuk mendukung mobilitas penduduk dan wisatawan.
- Pengelolaan sumber daya alam: Menjaga kualitas air, tanah, dan ekosistem mangrove serta terumbu karang.
- Pembangunan sumber daya manusia: Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi tenaga kerja lokal.
- Stabilitas fiskal: Memperkuat tata kelola keuangan daerah dan memperluas basis pendapatan non‑pajak.
Dalam sesi tanya‑jawab, Gubernur Koster menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa Bali telah menyiapkan rencana aksi jangka menengah yang selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang diusung oleh World Bank.
Berbagai pihak, termasuk dinas terkait, lembaga swadaya masyarakat, dan pelaku usaha, diharapkan berkontribusi dalam implementasi kebijakan yang diusulkan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, World Bank, dan stakeholder lokal, diharapkan Bali dapat mengatasi tantangan yang ada dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta daya saing destinasi wisata internasional.




