Gubernur Bangka Belitung Perkuat Solidaritas Perantau Sumbagsel Lewat Halalbihalal, Dorong Ekonomi Daerah
Gubernur Bangka Belitung Perkuat Solidaritas Perantau Sumbagsel Lewat Halalbihalal, Dorong Ekonomi Daerah

Gubernur Bangka Belitung Perkuat Solidaritas Perantau Sumbagsel Lewat Halalbihalal, Dorong Ekonomi Daerah

Frankenstein45.Com – 26 April 2026 | Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menggelar acara Halalbihalal khusus untuk komunitas perantau asal Sumatera Selatan (Sumbagsel) yang kini menetap di wilayah provinsi. Kegiatan yang dilaksanakan pada akhir pekan lalu ini bertujuan mempererat hubungan sosial sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Acara dimulai dengan sambutan gubernur yang menekankan pentingnya rasa kebersamaan di antara pendatang dan penduduk setempat. Ia menyoroti kontribusi signifikan para perantau Sumbagsel dalam sektor pertanian, perikanan, dan usaha mikro yang telah menjadi bagian integral perekonomian Bangka Belitung.

Beberapa langkah strategis yang diungkapkan selama Halalbihalal meliputi:

  • Penyediaan pelatihan kewirausahaan bagi perantau guna meningkatkan kualitas produk lokal.
  • Pembentukan jaringan pemasaran digital yang menghubungkan usaha perantau dengan pasar nasional.
  • Pemberian insentif pajak bagi usaha yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk unggulan provinsi.
  • Peningkatan akses permodalan melalui kerja sama dengan bank daerah dan lembaga keuangan mikro.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, komunitas perantau, dan pelaku bisnis lokal untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif. Ia mengajak para perantau untuk tetap menjaga budaya dan nilai-nilai asal sambil berkontribusi pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di Bangka Belitung.

Para peserta Halalbihalal menyambut positif inisiatif tersebut, menyatakan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Mereka berharap program-program yang dijanjikan dapat mempercepat transformasi usaha tradisional menjadi lebih modern dan kompetitif.

Dengan memperkuat solidaritas antar komunitas, diharapkan Bangka Belitung tidak hanya menjadi tujuan migrasi ekonomi, tetapi juga menjadi contoh sukses integrasi sosial dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.