Frankenstein45.Com – 07 April 2026 | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka, memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan Pawai Paskah 2026 yang diselenggarakan oleh Pemuda Gereja Injili Masehi. Acara yang berlangsung di beberapa wilayah NTT ini dianggap sebagai sarana strategis untuk memperkuat karakter dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Pawai tersebut menampilkan ribuan peserta muda yang membawa simbol-simbol keagamaan, mengenakan kostum tradisional, serta mengiringi prosesi dengan nyanyian rohani. Kegiatan ini tidak hanya bersifat religius, tetapi juga menjadi ajang interaksi lintas generasi, dimana para pemuda dapat bertukar pengalaman, nilai, dan aspirasi.
- Tujuan utama: Membina generasi muda melalui nilai-nilai keagamaan, budaya, dan kebangsaan.
- Peserta: Lebih dari 5.000 pemuda dari seluruh Kabupaten di NTT.
- Durasi: Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada 20 April hingga 22 April 2026.
Gubernur Melki Laka dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif pemuda dalam membangun masa depan provinsi. Ia menyatakan, “Pawai Paskah 2026 menjadi platform yang efektif untuk menanamkan nilai moral, semangat kebersamaan, dan rasa cinta tanah air pada generasi penerus. Kami berharap inisiatif serupa dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi tradisi tahunan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.”
Selain menumbuhkan rasa kebersamaan, acara ini juga menjadi ajang promosi budaya lokal NTT. Berbagai elemen tradisional, seperti musik, tarian, dan pakaian adat, dipadukan dengan simbol-simbol keagamaan, menciptakan sinergi unik yang menarik perhatian media serta masyarakat luas.
Keberhasilan pawai ini diyakini akan memberi dampak positif jangka panjang, terutama dalam meningkatkan partisipasi pemuda dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus mendukung program-program serupa, dengan harapan tercipta generasi muda yang berintegritas, berdaya saing, dan berkontribusi pada pembangunan daerah.




