Frankenstein45.Com – 27 Juni 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan keyakinannya bahwa seluruh penduduk ibukota dapat menikmati layanan air bersih secara merata pada tahun 2029.
Beberapa langkah utama yang akan dijalankan antara lain:
- Pembangunan tiga instalasi pengolahan air (IPA) baru dengan total kapasitas 1,200 juta liter per hari.
- Renovasi dan modernisasi jaringan pipa lama yang mengalami kebocoran hingga 30%.
- Penerapan teknologi pemantauan real‑time berbasis sensor untuk mengurangi kehilangan air.
- Peningkatan program subsidi tarif bagi rumah tangga berpendapatan rendah.
Target capaian tahunan yang ditetapkan pemerintah DKI antara lain:
| Tahun | Persentase Warga Terlayani |
|---|---|
| 2025 | 78 % |
| 2027 | 92 % |
| 2029 | 100 % |
Pramono Anung menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat, seperti pelaporan kebocoran dan penghematan penggunaan air di tingkat rumah tangga. Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp 15 triliun selama lima tahun ke depan.
Jika target tercapai, dampak positif yang diharapkan meliputi peningkatan kesehatan publik, penurunan angka penyakit terkait sanitasi, serta peningkatan kualitas hidup warga Jakarta secara keseluruhan.




