Frankenstein45.Com – 20 Mei 2026 | Dalam forum Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Selasa, 19 Mei 2022, Menteri Keuangan Sudirman Said menyampaikan tujuh rekomendasi strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Diskusi ini menyoroti tantangan struktural serta peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.
Berikut rangkuman poin-poin utama yang diutarakan Sudirman Said:
- Peningkatan Investasi dalam Infrastruktur Produktif – Memprioritaskan alokasi dana publik untuk proyek infrastruktur yang secara langsung mendukung rantai nilai industri, seperti pelabuhan, jalur kereta api, dan kawasan industri terpadu.
- Optimalisasi Kebijakan Fiskal – Meninjau kembali struktur pajak untuk menurunkan beban bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memberikan insentif bagi sektor yang menghasilkan ekspor tinggi.
- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia – Memperkuat program vokasi dan pelatihan kerja yang berorientasi pada kebutuhan industri 4.0, serta meningkatkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha.
- Diversifikasi Ekonomi Regional – Mendorong pengembangan industri berbasis sumber daya lokal di tiap provinsi untuk mengurangi ketergantungan pada sektor tertentu dan meningkatkan ketahanan ekonomi.
- Peningkatan Akses Pembiayaan – Memperluas skema pembiayaan mikro dan menengah melalui lembaga keuangan non‑bank serta fintech, dengan jaminan pemerintah untuk menurunkan risiko kredit.
- Penguatan Regulasi dan Tata Kelola – Menyederhanakan prosedur perizinan serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran untuk mengurangi praktik korupsi dan meningkatkan kepercayaan investor.
- Pengembangan Ekonomi Digital – Mempercepat adopsi teknologi digital dalam sektor publik dan swasta, termasuk pengembangan ekosistem e‑commerce, logistik digital, dan layanan keuangan berbasis blockchain.
Ketujuh rekomendasi tersebut diharapkan menjadi landasan kebijakan yang dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan ekonomi global. Sudirman Said menekankan pentingnya sinergi antar‑lembaga pemerintah, sektor swasta, serta masyarakat sipil dalam mewujudkan agenda tersebut.




