Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | Menjelang KTT ke-48 ASEAN yang akan digelar di Manila, Filipina, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi berangkat ke negara tersebut bersama Menteri Investasi, Bahlil Lukman, dan Sekretaris Kabinet, Teddy Suharto. Perjalanan ini menandai kehadiran delegasi tinggi Indonesia dalam rangka memperkuat sinergi regional.
Agenda utama Prabowo di KTT meliputi pembahasan strategi bersama untuk meningkatkan kerja sama antarnegara anggota ASEAN, khususnya dalam bidang pertahanan, keamanan maritim, serta penanggulangan ancaman lintas batas. Sementara Bahlil akan mengusulkan inisiatif investasi dan perdagangan yang dapat memperdalam integrasi ekonomi regional, dan Teddy akan menyiapkan koordinasi kebijakan lintas sektor antar kementerian.
- Penguatan kerjasama pertahanan dan keamanan melalui latihan bersama serta pertukaran intelijen.
- Peningkatan keamanan maritim di Selat Malaka dan Laut China Selatan.
- Promosi investasi bilateral dengan menyoroti peluang di sektor energi, infrastruktur, dan teknologi.
- Peningkatan konektivitas digital dan logistik antarnegara ASEAN.
- Pengembangan kebijakan respons cepat terhadap bencana alam dan krisis kesehatan.
Keberangkatan delegasi Indonesia ini diharapkan dapat menegaskan komitmen Jakarta untuk menjadi motor penggerak integrasi ASEAN, sekaligus menyiapkan landasan bagi implementasi Kesepakatan Lima Pilar ASEAN yang mencakup politik‑keamanan, ekonomi, sosial‑budaya, lingkungan, dan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Setelah menyelesaikan pertemuan di Manila, Prabowo dan rombongan diperkirakan akan melanjutkan kunjungan kerja ke beberapa negara anggota lain untuk memperluas jaringan diplomatik dan memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan geopolitik Asia Tenggara.




