Hardiknas: BEM SI Gelar Aksi Gelap Gulita Pendidikan
Hardiknas: BEM SI Gelar Aksi Gelap Gulita Pendidikan

Hardiknas: BEM SI Gelar Aksi Gelap Gulita Pendidikan

Frankenstein45.Com – 02 Mei 2026 | Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Indonesia (BEM SI) melancarkan aksi demonstrasi yang diberi nama Gelap Gulita Pendidikan. Demonstrasi tersebut berlangsung di depan gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta beberapa kampus utama di Jakarta, dengan tujuan menyoroti permasalahan mendasar di sektor pendidikan nasional.

Para mahasiswa mengemukakan sembilan tuntutan utama yang mereka harapkan dapat segera diwujudkan oleh pemerintah. Berikut adalah daftar lengkap tuntutan tersebut:

  1. Peningkatan alokasi anggaran pendidikan secara signifikan untuk menutup kesenjangan fasilitas.
  2. Penurunan beban biaya kuliah dan penghapusan biaya tidak transparan bagi mahasiswa.
  3. Perbaikan mutu dan kompetensi tenaga pengajar melalui program pelatihan berkelanjutan.
  4. Pembangunan dan renovasi infrastruktur sekolah serta fasilitas belajar yang layak.
  5. Revisi kurikulum nasional agar lebih relevan dengan kebutuhan era digital.
  6. Penghapusan kesenjangan akses pendidikan di daerah terpencil dan kurang berkembang.
  7. Penguatan pengawasan untuk mencegah korupsi dalam penyaluran dana pendidikan.
  8. Peningkatan kuota beasiswa dan bantuan keuangan bagi mahasiswa berpenghasilan rendah.
  9. Penegakan hukum tegas terhadap penyalahgunaan dana pendidikan di semua tingkatan.

Aksi tersebut berlangsung secara damai, namun menimbulkan kehebohan di media sosial dan menimbulkan respons beragam dari pihak berwenang. Pihak kepolisian menegaskan kesiapan mereka untuk menjaga ketertiban, sementara perwakilan Kementerian Pendidikan menyatakan akan meninjau kembali beberapa poin yang diajukan.

Demonstrasi ini menjadi sorotan publik dan menegaskan kembali urgensi reformasi pendidikan di Indonesia, terutama di tengah tantangan globalisasi dan revolusi digital yang menuntut sistem pendidikan yang adaptif dan inklusif.