Frankenstein45.Com – 02 April 2026 | Harga emas Antam yang diperdagangkan di Jakarta mengalami kenaikan sebesar Rp 20.000 per gram, sehingga harga jual pada Kamis, 2 April 2026 mencapai Rp 2.922.000 per gram.
Kenaikan ini merupakan bagian dari tren peningkatan harga logam mulia selama beberapa minggu terakhir, dipengaruhi oleh sejumlah faktor makroekonomi.
- Nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat, memperberat biaya impor emas mentah.
- Inflasi yang berada di kisaran 4-5 % per tahun, meningkatkan permintaan investor untuk aset safe‑haven.
- Kebijakan moneter bank sentral yang mempertahankan suku bunga pada level tinggi.
- Permintaan domestik yang kuat, terutama menjelang periode lebaran dan hari raya.
Berikut adalah rangkaian harga Antam selama satu minggu terakhir untuk memberi gambaran pergerakan pasar:
| Tanggal | Harga (Rp/gram) |
|---|---|
| 26 Mar 2026 | 2.902.000 |
| 27 Mar 2026 | 2.904.000 |
| 28 Mar 2026 | 2.907.000 |
| 29 Mar 2026 | 2.910.000 |
| 30 Mar 2026 | 2.915.000 |
| 31 Mar 2026 | 2.918.000 |
| 2 Apr 2026 | 2.922.000 |
Selain harga jual, Antam juga mengumumkan kebijakan buyback (pembelian kembali) terbaru. Harga buyback ditetapkan pada Rp 2.910.000 per gram, sedikit lebih rendah dari harga jual untuk menyesuaikan margin operasional.
Para investor dan konsumen disarankan untuk memantau pergerakan nilai tukar dan data inflasi, karena kedua indikator tersebut secara langsung memengaruhi harga emas dalam jangka pendek. Bagi yang mempertimbangkan investasi emas fisik, membeli pada saat harga sedang stabil atau sedikit turun dapat mengoptimalkan nilai investasi.




