Frankenstein45.Com – 01 Juni 2026 | Jakarta, 1 Juni 2026 – Harga emas Antam (PT Aneka Tambang Tbk) tetap berada pada level Rp 2.799.000 per gram pada Senin, 1 Juni 2026. Meskipun pasar logam mulia dunia mengalami fluktuasi, harga jual dan buyback emas Antam tidak menunjukkan perubahan signifikan sejak akhir pekan lalu.
Harga Jual dan Buyback di Pasar Resmi
Data yang dirilis oleh LogamMulia.com mengonfirmasi bahwa harga jual emas Antam per gram tetap dipatok pada Rp 2.799.000. Harga buyback atau harga kembali (buyback) yang ditawarkan Antam untuk penjual emas di pasar sekunder tetap di angka Rp 2.609.000 per gram. Kedua nilai ini tidak berubah dibandingkan dengan harga yang tercatat pada 30 Mei 2026.
Harga Pegadaian untuk Berbagai Ukuran
Pegadaian, sebagai salah satu jaringan penjualan emas ritel terbesar di Indonesia, menampilkan harga yang sedikit lebih tinggi untuk produk Antam. Pada hari yang sama, harga emas Antam sebesar 0,5 gram dibanderol Rp 1.508.000, sementara ukuran 1 gram dijual seharga Rp 2.911.000. Harga untuk ukuran 2 gram tercatat Rp 5.760.000, dan untuk ukuran 5 gram mencapai Rp 14.321.000. Harga pecahan yang lebih besar, seperti 10 gram, 25 gram, dan 50 gram, masing‑masing berada pada Rp 28.585.000, Rp 71.331.000, dan Rp 142.579.000.
| Ukuran (gram) | Harga Antam (Rp) |
|---|---|
| 0,5 | 1.508.000 |
| 1 | 2.911.000 |
| 2 | 5.760.000 |
| 5 | 14.321.000 |
| 10 | 28.585.000 |
| 25 | 71.331.000 |
| 50 | 142.579.000 |
Data di atas menunjukkan bahwa Pegadaian memberikan premi harga sekitar 4‑5% di atas harga pasar Antam, yang biasanya mencerminkan biaya layanan dan kepercayaan konsumen terhadap jaringan ritel tersebut.
Perbandingan dengan Produk Logam Mulia Lain
Sebagai perbandingan, emas UBS (United Smelting) dan Galeri 24 yang juga diperdagangkan di Pegadaian memiliki harga yang bersaing. Pada 1 Juni 2026, harga UBS 0,5 gram adalah Rp 1.541.000, sementara Galeri 24 0,5 gram berada pada Rp 1.465.000. Untuk ukuran 1 gram, UBS dibanderol Rp 2.850.000 dan Galeri 24 Rp 2.794.000. Perbedaan harga ini biasanya dipengaruhi pada tingkat kemurnian, biaya produksi, serta persepsi merek di kalangan investor.
Faktor-faktor yang Menstabilkan Harga Antam
Beberapa faktor utama yang berkontribusi pada kestabilan harga Antam antara lain:
- Kebijakan pemerintah: Antam merupakan BUMN yang beroperasi di bawah regulasi ketat, termasuk kebijakan pajak yang konsisten pada transaksi jual‑beli emas.
- Permintaan domestik: Masyarakat Indonesia masih memegang peran penting sebagai pembeli emas batangan, baik untuk investasi maupun tradisi budaya.
- Kondisi pasar internasional: Meskipun harga emas dunia sempat turun, penurunan tersebut belum cukup signifikan untuk menggerakkan harga Antam secara drastis karena adanya margin keamanan yang diterapkan oleh Antam.
Implikasi bagi Investor
Bagi investor ritel, stabilnya harga emas Antam menawarkan peluang masuk atau menambah posisi tanpa khawatir akan volatilitas tinggi. Namun, penting untuk mencermati biaya tambahan seperti PPh 22 yang dikenakan pada transaksi buyback (1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi non‑NPWP) serta pajak penjualan (0,45% bagi NPWP dan 0,9% bagi non‑NPWP). Investor yang berencana menjual kembali emas ke Antam harus memperhitungkan potongan tersebut dalam perhitungan profitabilitas.
Secara keseluruhan, harga emas Antam pada 1 Juni 2026 menunjukkan tanda-tanda keseimbangan antara penawaran dan permintaan, dengan harga jual di pasar spot tetap pada Rp 2.799.000 per gram dan harga buyback di Rp 2.609.000 per gram. Bagi mereka yang mengincar diversifikasi portofolio, emas Antam tetap menjadi pilihan aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.




