Frankenstein45.Com – 22 Juni 2026 | Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung melaporkan bahwa harga kebutuhan pokok di pasar tradisional maupun ritel modern masih berada pada level yang relatif stabil. Pemerintah kota menilai situasi ini sebagai indikasi bahwa kebijakan penetapan harga dan pasokan barang masih berjalan efektif.
Beberapa komoditas strategis justru menunjukkan penurunan harga, terutama cabai merah dan daging ayam. Penurunan ini memberikan ruang napas bagi konsumen, terutama rumah tangga berpendapatan menengah ke bawah.
| Komoditas | Harga Minggu Lalu (Rp/kg) | Harga Saat Ini (Rp/kg) | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Cabai Merah | 45.000 | 38.000 | -15,6% |
| Daging Ayam | 55.000 | 50.000 | -9,1% |
| Beras Medium | 11.200 | 11.300 | +0,9% |
| Gula Pasir | 14.500 | 14.600 | +0,7% |
Penurunan harga cabai dipengaruhi oleh peningkatan pasokan dari daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah, sementara harga daging ayam turun seiring dengan perbaikan distribusi dan penurunan biaya transportasi. Meski demikian, Disdagin tetap memantau fluktuasi harga secara berkala untuk mengantisipasi potensi kenaikan kembali.
Untuk menjaga stabilitas, pihak berwenang mengimbau pedagang untuk tidak melakukan praktik penimbunan dan meminta konsumen tetap berbelanja secara bertanggung jawab. Pemerintah kota juga berencana menambah fasilitas pasar tradisional di beberapa kecamatan guna memperluas jaringan distribusi.
Dengan kondisi pasar yang masih relatif tenang, diharapkan inflasi pangan dapat tetap terkendali dalam beberapa bulan ke depan, memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga Bandung.




