Frankenstein45.Com – 04 Mei 2026 | BP Indonesia mengumumkan kenaikan harga bahan bakar solar di jaringan SPBU‑nya menjadi Rp30.890 per liter, efektif mulai hari ini. Kenaikan ini menandai peningkatan tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Sebelumnya, harga solar di SPBU BP berada di kisaran Rp30.000 per liter. Kenaikan sebesar hampir Rp900 ini dipicu oleh naiknya biaya produksi, transportasi, serta fluktuasi nilai tukar mata uang yang memengaruhi impor komponen dan bahan baku.
Berikut rincian harga bahan bakar lain yang tetap stabil pada hari yang sama:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp14.500 per liter
- Premium: Rp15.000 per liter
Meskipun harga solar naik, pemerintah menegaskan bahwa subsidi BBM untuk golongan tertentu tidak mengalami perubahan. Hal ini diharapkan dapat meredam dampak kenaikan harga pada konsumen berpenghasilan rendah.
Kenaikan harga ini diperkirakan akan memengaruhi biaya operasional transportasi darat, khususnya truk dan kendaraan komersial yang mengandalkan solar sebagai bahan bakar utama. Beberapa perusahaan logistik telah menyatakan akan menyesuaikan tarif pengiriman untuk menutupi biaya tambahan.
Para pengendara diharapkan dapat menyiapkan anggaran tambahan untuk mengisi bahan bakar, mengingat harga solar kini berada di level tertinggi dalam setahun terakhir. Pemerintah terus memantau dinamika pasar energi untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan.




