Frankenstein45.Com – 07 Juni 2026 | Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hasto Kristiyanto menggelar nonton bareng (nobar) film dokumenter berjudul Ghost in the Cell. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh budaya, akademisi, serta aktivis muda di sebuah ruang sinema terbuka di Yogyakarta.
Film Ghost in the Cell menyoroti dinamika sosial‑ekonomi Indonesia melalui kisah seorang ilmuwan yang berupaya mengungkap praktik korupsi di sektor energi. Narasi visual dan naratifnya dinilai memberikan kritik tajam terhadap kepentingan kelompok tertentu serta mengajak penonton merenungkan arah pembangunan bangsa.
Ganjar dan Hasto menyampaikan beberapa poin penting selama diskusi pasca pemutaran:
- Film ini menjadi cermin bagi masyarakat untuk melihat kembali nilai‑nilai kebangsaan yang diusung Bung Karno, terutama semangat keadilan dan kemandirian.
- Penekanan pada pentingnya transparansi dan akuntabilitas di semua level pemerintahan.
- Ajakan kepada generasi muda untuk terlibat aktif dalam proses politik dan ekonomi, bukan sekadar menjadi penonton pasif.
Kedua tokoh menegaskan bahwa kegiatan nobar bukan sekadar hiburan, melainkan ruang refleksi kolektif. Mereka berharap agar pemikiran kritis yang muncul dari film dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata dalam kebijakan publik.
Acara berakhir dengan sesi tanya‑jawab, dimana para peserta mengajukan pertanyaan seputar implementasi nilai‑nilai anti‑korupsi, peran pemerintah daerah, serta strategi edukasi publik yang lebih inklusif. Ganjar menutup diskusi dengan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sipil untuk mewujudkan visi Indonesia yang adil dan makmur sebagaimana diimpikan Bung Karno.







