Heboh Tes CAT Manajer Koperasi Merah Putih Bisa Berubah karena Eror, BKN Buka Suara
Heboh Tes CAT Manajer Koperasi Merah Putih Bisa Berubah karena Eror, BKN Buka Suara

Heboh Tes CAT Manajer Koperasi Merah Putih Bisa Berubah karena Eror, BKN Buka Suara

Frankenstein45.Com – 09 Mei 2026 | Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengeluarkan pernyataan resmi terkait kekhawatiran publik atas kemungkinan perubahan hasil Tes Kompetensi Administratif (CAT) untuk jabatan Manajer Koperasi Merah Putih tahun 2026. Menurut BKN, potensi perubahan tersebut disebabkan oleh gangguan pada sistem aplikasi yang digunakan untuk memproses jawaban peserta.

Gangguan teknis yang terjadi diperkirakan mempengaruhi sebagian data hasil tes, sehingga BKN berjanji akan melakukan audit menyeluruh dan memberikan klarifikasi kepada para peserta. Pemerintah menegaskan pentingnya keadilan dan transparansi dalam proses seleksi, serta menolak segala bentuk manipulasi hasil ujian.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan tes dan mengurangi risiko kesalahan serupa di masa depan, BKN memberikan beberapa rekomendasi bagi peserta dan panitia penyelenggara:

  • Pastikan perangkat yang digunakan (komputer atau laptop) memiliki koneksi internet stabil dan teruji minimal 2 Mbps.
  • Gunakan browser resmi yang telah disetujui oleh panitia, hindari penggunaan ekstensi atau plugin yang dapat mengganggu proses upload jawaban.
  • Lakukan uji coba (dry run) pada platform tes minimal satu hari sebelum hari H untuk memastikan semua fungsi bekerja dengan baik.
  • Simpan bukti screenshot atau rekaman layar selama proses mengisi dan mengirimkan jawaban sebagai dokumentasi bila terjadi sengketa.
  • Ikuti panduan waktu pengerjaan yang telah ditetapkan, jangan mencoba mempercepat atau memperlambat proses secara tidak wajar.
  • Laporkan segera setiap gangguan teknis yang muncul kepada tim support yang disediakan oleh BKN melalui kanal resmi.

Dengan langkah-langkah tersebut diharapkan para calon manajer koperasi dapat menyelesaikan tes dengan tenang dan hasil yang akurat. BKN menegaskan akan terus memantau pelaksanaan tes dan siap mengambil tindakan korektif jika terbukti adanya anomali.