Honda Team Asia Tertahan di Luar Top 5, Dua Bintang Mantan Manajer Marquez Bersinar di Moto3 2026
Honda Team Asia Tertahan di Luar Top 5, Dua Bintang Mantan Manajer Marquez Bersinar di Moto3 2026

Honda Team Asia Tertahan di Luar Top 5, Dua Bintang Mantan Manajer Marquez Bersinar di Moto3 2026

Frankenstein45.Com – 11 April 2026 | Musim Moto3 2026 terus menajamkan persaingan, namun Honda Team Asia masih belum berhasil menembus lima besar klasemen akhir. Sementara itu, dua pembalap yang pernah berada di bawah asuhan tim yang dikelola mantan manajer Marc Marquez kini mencuri perhatian dengan penampilan konsisten.

Posisi Honda Team Asia dalam Klasemen Sementara

Sejauh ini, pembalap asal Indonesia Veda Ega Pratama menjadi sorotan utama Honda Team Asia. Dengan tujuh poin tertinggi pada klasemen sementara, ia menempati urutan ketujuh dengan total 27 poin. Meskipun berada di luar lima besar, Veda telah menunjukkan potensi yang cukup besar, terutama setelah meraih podium pertama di Moto3 Brasil 2026 dan finis kelima di Moto3 Thailand 2026.

Pembalap Posisi Poin
Maximo Quiles 1 65
Rider A 2 58
Rider B 3 52
Rider C 4 45
Rider D 5 38
Veda Ega Pratama 7 27

Selisih 38 poin dari pemimpin klasemen menandakan bahwa masih ada ruang bagi Honda Team Asia untuk meningkatkan performa, terutama pada sisa seri yang akan datang di Motegi, Jepang, dan rangkaian akhir di Sepang.

Dua Pembalap yang Bersinar di Bawah Asuhan Mantan Manajer Marquez

Sejarah Honda Team Asia memang dipenuhi dengan nama-nama yang berhasil menembus kelas premier. Salah satu contoh paling menonjol adalah Takaaki Nakagami, yang pada 2014 bergabung dengan tim tersebut di Moto2. Setelah tiga musim berjuang, Nakagami berhasil menembus posisi ketujuh klasemen akhir Moto2 pada 2017. Keberhasilannya membuka jalan bagi promosi ke MotoGP bersama LCR Honda, tim yang pernah dikelola oleh mantan manajer Marc Marquez. Keberhasilan Nakagami menjadi bukti bahwa Honda Team Asia mampu melahirkan talenta yang siap bersaing di level tertinggi.

Di sisi lain, Veda Ega Pratama kini berada dalam sorotan tim-tim papan atas Moto3 untuk musim 2027. Pengamat senior Hendry Wibowo menyebutkan bahwa Veda telah menerima tawaran tak resmi dari beberapa tim papan atas, menandakan minat kuat terhadap kemampuan balapnya. Veda, yang berusia 17 tahun dan merupakan juara Asian Talent Cup 2023, menunjukkan pola kemajuan yang mirip dengan jalur karier Nakagami, yakni dari kelas rookies ke podium dan akhirnya ke kesempatan promosi.

Faktor Pendukung Performa Honda Team Asia

  • Pengalaman Tim: Selama lebih dari satu dekade, Honda Team Asia telah menjadi inkubator bagi pembalap Asia, memberikan mesin dan dukungan teknis yang kompetitif.
  • Strategi Pengembangan Rider: Fokus pada pembinaan rider muda melalui program latihan intensif dan partisipasi di kejuaraan internasional membantu meningkatkan konsistensi balapan.
  • Koneksi dengan Tim Besar: Hubungan baik dengan tim-tim MotoGP seperti LCR Honda mempermudah transisi rider yang berhasil menoreh prestasi di kelas menengah.

Prospek Musim Kedua dan Dampak Pada Klasemen Akhir

Dengan sisa enam seri yang masih akan berlangsung, Honda Team Asia memiliki peluang untuk mengumpulkan poin tambahan. Jika Veda Ega Pratama dapat meniru performa podium di Brasil dan menambah satu atau dua poin tambahan pada setiap seri berikutnya, ia berpotensi melompat ke posisi lima atau bahkan masuk ke dalam zona penempatan kejuaraan.

Sementara itu, mantan rider yang kini berkarier di MotoGP, seperti Takaaki Nakagami, tetap menjadi inspirasi bagi generasi baru. Keberhasilan mereka menunjukkan jalur yang dapat diikuti oleh pembalap Honda Team Asia lain, termasuk Veda, untuk menembus panggung global.

Secara keseluruhan, meski Honda Team Asia masih berada di luar lima besar klasemen sementara, dua bintang yang pernah berada di bawah asuhan mantan manajer Marc Marquez menunjukkan bahwa potensi kemenangan tetap ada. Kunci keberhasilan selanjutnya terletak pada konsistensi performa, strategi tim, dan dukungan teknis yang terus ditingkatkan.