Frankenstein45.Com – 18 Mei 2026 | Huawei kini sedang menguji serangkaian baterai berkapasitas tinggi, mulai dari 7.000 mAh hingga 10.000 mAh, yang ditargetkan untuk perangkat ponsel kelas atas. Pengujian ini dilakukan pada beberapa prototipe flagship internal perusahaan, dengan tujuan mengurangi kelangkaan daya pada penggunaan intensif seperti gaming, streaming video 8K, dan AI generatif.
Berikut ini gambaran singkat mengenai kapasitas yang sedang diuji dan estimasi daya tahan yang diharapkan:
| Kapasitas Baterai | Estimasi Daya Tahan | Target Perangkat |
|---|---|---|
| 7.000 mAh | ~2,5 kali lipat dibanding baterai 4.500 mAh standar | Model flagship mid‑range 2024 |
| 8.500 mAh | ~3 kali lipat dibanding baterai 4.500 mAh standar | Model flagship premium |
| 10.000 mAh | ~3,5–4 kali lipat dibanding baterai 4.500 mAh standar | Model flagship ultra‑premium atau edisi khusus |
Pengembangan baterai berkapasitas besar ini merupakan respons Huawei terhadap tren konsumen yang menginginkan perangkat dapat bertahan lebih lama tanpa harus sering mengisi daya. Di pasar global, kompetitor utama seperti Samsung dan Apple masih mengandalkan baterai berkisar 4.000–5.000 mAh pada flagship mereka, meski sudah mulai mengoptimalkan efisiensi chip.
Namun, peningkatan kapasitas baterai tidak serta-merta berarti peningkatan ukuran atau berat perangkat. Huawei melaporkan bahwa tim R&D sedang menyelidiki teknologi sel baterai padat (solid‑state) dan desain sel melingkar yang dapat menampung lebih banyak energi tanpa menambah dimensi signifikan.
Jika uji coba berhasil, Huawei berencana meluncurkan seri ponsel dengan baterai besar tersebut pada kuartal ketiga atau keempat 2024, bersamaan dengan peluncuran chipset Kirin generasi terbaru yang dioptimalkan untuk efisiensi energi.




