IEA Peringatkan Potensi Kekurangan Solar dan Kerosin di Eropa
IEA Peringatkan Potensi Kekurangan Solar dan Kerosin di Eropa

IEA Peringatkan Potensi Kekurangan Solar dan Kerosin di Eropa

Frankenstein45.Com – 11 April 2026 | Dalam pernyataan yang disampaikan pada hari Jumat, Kepala Badan Energi Internasional (IEA), Fatih Birol, menegaskan adanya risiko kekurangan pasokan bahan bakar solar dan kerosin di kawasan Eropa dalam beberapa tahun mendatang.

Birol menambahkan bahwa jika tidak ada intervensi kebijakan yang tepat, Eropa dapat menghadapi defisit pasokan sebesar 5‑7 juta barel per hari pada tahun 2025, yang dapat memicu kenaikan harga secara signifikan dan menambah tekanan pada sektor logistik.

Faktor utama yang memicu risiko kekurangan

  • Geopolitik Timur Tengah: Ketegangan di wilayah produksi utama mengurangi aliran ekspor ke pasar global.
  • Penurunan investasi di bidang eksplorasi minyak: Kebijakan iklim yang ketat membuat perusahaan energi menahan proyek baru.
  • Peningkatan permintaan transportasi darat: Kendaraan berat dan armada logistik tetap mengandalkan solar dan kerosin.
  • Transisi energi yang belum merata: Pembangunan infrastruktur energi terbarukan masih belum dapat menggantikan kebutuhan energi fosil secara keseluruhan.

Rekomendasi IEA untuk mengatasi situasi

  1. Meningkatkan cadangan strategis solar dan kerosin di negara-negara anggota Uni Eropa.
  2. Mendorong diversifikasi sumber impor, termasuk pemasok dari Afrika Utara dan Amerika Latin.
  3. Mempercepat pembangunan fasilitas penyimpanan dan jaringan distribusi yang efisien.
  4. Memberikan insentif bagi penggunaan bahan bakar alternatif seperti hidrogen dan biofuel pada sektor transportasi berat.
  5. Menetapkan kebijakan penyesuaian harga yang transparan untuk menghindari volatilitas pasar yang berlebihan.

IEA menekankan bahwa langkah-langkah tersebut harus diambil secara terkoordinasi antara pemerintah, perusahaan energi, dan sektor industri. Tanpa tindakan proaktif, risiko kekurangan bahan bakar dapat memperlambat proses dekarbonisasi dan menimbulkan dampak ekonomi yang luas.