Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan Jumat, 10 April 2026, kembali berada di zona tekanan koreksi setelah serangkaian penurunan pada minggu sebelumnya. Meskipun indeks berhasil menahan penurunan lebih dalam, pergerakan melemah di sekitar level 7.540 menandakan pasar masih sensitif terhadap sentimen global dan data ekonomi domestik.
Kondisi Pasar dan Tekanan Koreksi
Data perdagangan menunjukkan bahwa IHSG mengalami penurunan sebesar 0,30% menjadi 7.542 poin pada penutupan Jumat. Volume transaksi harian berada di bawah Rp 20 triliun, menandakan kurangnya likuiditas yang dapat memperkuat arah turun. Suku bunga acuan Bank Indonesia tetap pada 4,75%, sehingga tekanan inflasi tidak berkurang secara signifikan.
Secara teknikal, indeks berada di antara level support 7.500 dan 7.350, sementara level resistensi utama berada di 7.700 dan 7.860. Analis menilai bahwa jika tekanan jual terus berlanjut, IHSG dapat menguji support terdekat di 7.500, namun zona tersebut masih cukup kuat untuk menahan penurunan lebih jauh.
Performansi Sektor
Berbagai sektor menunjukkan perbedaan performa pada hari itu. Sektor transportasi memimpin kenaikan dengan pertumbuhan 4,76% berkat lonjakan saham GIAA, IMJS, dan TMAS. Sektor industri dan keuangan masing-masing mencatat kenaikan 1,14% dan 1,05%. Di sisi lain, sektor energi mencatat penurunan 0,16% dan sektor properti sedikit melemah 0,03%.
Rekomendasi Analis: Fokus pada Saham RAJA dan BUMI
Sejumlah rumah sekuritas menyoroti peluang pada saham-saham tertentu yang berada dalam fase pembelian kembali. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) masuk dalam rekomendasi “Buy on Weakness” dari MNC Sekuritas, sementara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) termasuk dalam daftar rekomendasi Pilarmas Investindo Sekuritas sebagai pilihan dengan potensi upside di tengah koreksi pasar.
- RAJA – Diprediksi akan menguat setelah penurunan harga, didukung oleh prospek peningkatan pendapatan di sektor transportasi.
- BUMI – Menawarkan valuasi menarik pada level support, dengan ekspektasi perbaikan harga komoditas mineral.
- BRPT – Barito Pacific tetap menjadi saham yang direkomendasikan untuk posisi beli pada kelemahan pasar.
Data Teknis dan Prediksi
| Level | Support | Resistance |
|---|---|---|
| Jangka Pendek | 7.500 – 7.350 | 7.700 – 7.860 |
| Jangka Menengah | 7.450 | 7.800 |
Menurut Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas, IHSG berada pada akhir gelombang IV atau gelombang A pada struktur teknikal, yang menandakan potensi pergerakan koreksi lanjutan sebelum melanjutkan tren naik. Sementara itu, Pilarmas Investindo menilai bahwa koreksi dapat berakhir pada level 7.500 – 7.850, memberikan ruang bagi indeks untuk kembali naik.
Strategi Investor
Investor disarankan untuk memperhatikan level support kritis dan menyesuaikan posisi dengan toleransi risiko masing-masing. Pada saat pasar berada dalam fase koreksi, saham-saham dengan fundamental kuat dan rekomendasi beli dari analis menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan spekulasi pada saham-saham yang rentan terhadap volatilitas tinggi.
Secara keseluruhan, meskipun IHSG mengalami tekanan pada Jumat 10 April, fondasi pasar masih cukup kuat untuk menahan penurunan signifikan. Rekomendasi saham seperti RAJA, BUMI, dan BRPT menawarkan peluang bagi investor yang mencari entry point pada level harga yang lebih rendah.




