Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Ikatan Alumni Binus (IKA Binus) dan Indonesia Artificial Intelligence Society (IAIS) resmi menjalin kerja sama strategis dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekosistem kecerdasan buatan (AI) di tanah air. Kolaborasi ini menargetkan pembentukan talenta AI yang kompeten serta menghasilkan inovasi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Kerja sama tersebut mencakup beberapa inisiatif utama, antara lain:
- Penyelenggaraan program pelatihan dan bootcamp AI yang terbuka bagi mahasiswa, alumni, dan profesional muda.
- Pembentukan jaringan mentor yang terdiri dari praktisi industri, akademisi, dan pakar AI.
- Pengembangan proyek riset bersama yang berfokus pada solusi AI untuk sektor publik, seperti pertanian, kesehatan, dan transportasi.
- Pengadaan beasiswa dan pendanaan bagi startup AI yang memiliki potensi dampak sosial dan ekonomi.
Dalam pernyataannya, Ketua IKA Binus menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri untuk menciptakan ekosistem AI yang berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menutup kesenjangan keterampilan serta mempercepat adopsi teknologi AI di berbagai sektor.
Sementara itu, perwakilan IAIS menyampaikan harapan bahwa melalui program bersama, Indonesia dapat menghasilkan generasi ahli AI yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memahami implikasi etis dan kebijakan yang menyertainya. Kedua organisasi berkomitmen untuk mengadakan evaluasi rutin guna memastikan bahwa output program benar‑benar selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional.
Dengan langkah konkret ini, IKA Binus dan IAIS berusaha menjadikan AI sebagai pendorong utama inovasi, meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui aplikasi‑aplikasi yang relevan.







