Frankenstein45.Com – 21 Mei 2026 | Pemerintah melalui Direktorat Investasi dan Ekspor Fasilitas (Indef) menilai bahwa pembentukan Dana Strategi Investasi (DSI) memiliki potensi besar untuk menekan praktik ekspor ilegal sekaligus meningkatkan penerimaan devisa negara.
DSI dirancang sebagai mekanisme keuangan yang menyalurkan dana khusus untuk pengelolaan dan pengawasan sumber daya alam (SDA) yang memiliki nilai tinggi di pasar internasional. Dengan adanya dana ini, pemerintah dapat memperkuat kontrol terhadap rantai pasok, meningkatkan transparansi, serta memberikan insentif bagi pelaku usaha yang mematuhi regulasi.
- Meningkatkan devisa: Pendapatan dari ekspor SDA yang legal akan lebih optimal karena proses ekspor menjadi lebih terstruktur dan terjamin keabsahannya.
- Meminimalisir ekspor ilegal: Pengawasan yang lebih ketat dan sanksi yang tegas akan mengurangi peluang bagi jaringan kriminal untuk melakukan penyelundupan barang.
- Mendorong investasi berkelanjutan: Dana yang dikelola secara transparan dapat menarik investor domestik maupun asing yang mengutamakan kepatuhan regulasi.
Untuk memastikan efektivitas DSI, tata kelola ekspor SDA melibatkan beberapa langkah kunci:
- Verifikasi dokumen kepemilikan dan izin ekspor oleh lembaga terkait.
- Pencatatan semua transaksi dalam sistem terintegrasi yang dapat diakses oleh pihak berwenang.
- Pengawasan fisik di pelabuhan dan titik keluar barang utama.
- Pemberian sanksi administratif atau pidana bagi pelanggar yang terbukti melakukan ekspor tanpa izin.
Dengan sinergi antara DSI, regulasi yang ketat, dan pengawasan berkelanjutan, diharapkan praktik ekspor ilegal dapat ditekan secara signifikan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok sumber daya alam yang kredibel di pasar global.




