Infrastruktur Digital Dukung Ekraf Daerah Bersaing Secara Nasional
Infrastruktur Digital Dukung Ekraf Daerah Bersaing Secara Nasional

Infrastruktur Digital Dukung Ekraf Daerah Bersaing Secara Nasional

Frankenstein45.Com – 26 Mei 2026 | Ketua Umum Indonesia Digital Empowering Community (IDIEC), Tesar Sandikapura, menekankan bahwa pembangunan infrastruktur digital merupakan kunci utama bagi pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) di tingkat daerah agar mampu bersaing di kancah nasional. Menurutnya, jaringan internet berkecepatan tinggi, pusat data, serta layanan cloud yang merata dapat memperluas akses pasar bagi para pelaku kreatif, meningkatkan efisiensi produksi, dan mempercepat adopsi teknologi terbaru.

Beberapa langkah konkret yang telah diidentifikasi antara lain:

  • Peningkatan jaringan serat optik di wilayah perkotaan dan pinggiran kota;
  • Pendirian Digital Hub atau ruang kolaborasi berbasis teknologi di setiap provinsi;
  • Penyediaan pelatihan digital bagi UMKM kreatif untuk mengoptimalkan platform e‑commerce dan media sosial;
  • Pembiayaan khusus bagi startup kreatif yang mengandalkan layanan cloud dan AI.

Pemerintah pusat melalui program Digital Village dan Indonesia Digital Economy 2025 menargetkan penetrasi internet mencapai 95 % pada akhir 2025. Data Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan pertumbuhan pengguna broadband dari 45 % pada 2020 menjadi 71 % pada 2023, menandakan adanya peningkatan infrastruktur yang signifikan.

Tahun Penetrasi Internet Nasional
2020 45 %
2023 71 %
2025 (target) 95 %

Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, para kreator daerah dapat memasarkan produk mereka melalui platform digital nasional maupun internasional, mengurangi ketergantungan pada perantara tradisional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan sektor kreatif, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat identitas budaya lokal melalui inovasi digital.

Tesar menutup dengan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektoral antara pemerintah, swasta, dan komunitas kreatif untuk memastikan infrastruktur digital tidak hanya tersedia, tetapi juga dapat diakses dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pelaku ekonomi kreatif.