Inggris Bentuk Koalisi 35 Negara untuk Buka Selat Hormuz
Inggris Bentuk Koalisi 35 Negara untuk Buka Selat Hormuz

Inggris Bentuk Koalisi 35 Negara untuk Buka Selat Hormuz

Frankenstein45.Com – 03 April 2026 | Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengumumkan bahwa Inggris telah berhasil menggalang dukungan dari 35 negara untuk membentuk koalisi yang bertujuan membuka kembali Selat Hormuz, jalur laut strategis yang selama ini tertutup akibat ketegangan regional.

Koalisi tersebut mencakup negara-negara dari Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika, yang secara bersama‑sama berkomitmen untuk menegakkan kebebasan navigasi dan keamanan maritim di kawasan tersebut. Meskipun daftar lengkap negara anggota tidak dipublikasikan, diperkirakan melibatkan anggota NATO, negara‑negara Timur Tengah, serta beberapa kekuatan maritim lainnya.

Starmer menyatakan bahwa membuka kembali Selat Hormuz bukanlah tugas yang mudah. Ia menekankan bahwa tantangan utama meliputi risiko keamanan, kebutuhan koordinasi militer yang kompleks, serta keharusan menjaga stabilitas politik di wilayah tersebut.

  • Keamanan: Menghadapi potensi ancaman dari kelompok militan dan aksi sabotase.
  • Koordinasi: Sinkronisasi operasi angkatan laut dari 35 negara anggota.
  • Stabilitas politik: Menjaga hubungan diplomatik dengan negara‑negara di sekitar Selat Hormuz.

Koalisi ini berencana melakukan patroli bersama, pertukaran intelijen, serta latihan militer terkoordinasi untuk menegakkan kebebasan berlayar. Diharapkan langkah ini dapat meredakan ketegangan perdagangan global yang selama ini terdampak oleh penutupan selat tersebut.

Para pengamat menilai inisiatif Inggris ini sebagai upaya meningkatkan peran negara tersebut dalam urusan keamanan maritim internasional, sekaligus mengirimkan sinyal kuat kepada pihak‑pihak yang berpotensi mengganggu jalur perdagangan penting ini.