Frankenstein45.Com – 16 Mei 2026 | Istanbul Basaksehir (Grey Owls) menatap pertandingan penutup Liga Super Turki 2025‑26 dengan tekad kuat untuk mengamankan posisi lima besar. Setelah mengumpulkan 56 gol, terbanyak di luar empat besar, tim asuhan Nuri Şahin berharap kemenangan melawan Gaziantep pada pekan ke‑34 dapat menutup musim dengan catatan positif dan membuka peluang kompetisi Eropa.
Sejak kemenangan 3‑0 atas Samsunspor pada akhir pekan lalu, Basaksehir telah memenangkan tiga dari lima laga terakhirnya di kandang, masing‑masing mencetak minimal tiga gol. Namun, catatan tandang tetap menjadi tantangan; empat pertandingan terakhir di luar stadion belum menghasilkan kemenangan, termasuk kekalahan melawan juara liga Galatasaray dan runner‑up Fenerbahçe, serta hasil imbang melawan Trabzonspor.
Pertandingan melawan Gaziantep menjadi ujian penting. Tim tuan rumah, yang kini berada di posisi ke‑12, mengalami penurunan performa tajam dengan lima kekalahan dalam tujuh laga terakhir dan hanya tiga kemenangan sejak awal tahun. Pertahanan mereka lemah, telah kebobolan 56 gol – angka tertinggi kedua di liga – sehingga Basaksehir diprediksi akan menguasai serangan.
Statistik Kunci Basaksehir
- Gol dicetak: 56 (terbanyak di luar empat besar)
- Kekalahan tandang: 0 dalam 4 pertandingan terakhir (semua melawan tim papan atas)
- Poin total sebelum laga penutup: 57 (posisi ke‑6, selisih 1 poin dari Goztepe di posisi ke‑5)
Posisi Klasemen Menjelang Akhir Musim
| Posisi | Klub | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Galatasaray | 68 |
| 2 | Fenerbahçe | 65 |
| 3 | Besiktas | 62 |
| 4 | Trabzonspor | 60 |
| 5 | Goztepe SK | 58 |
| 6 | Istanbul Basaksehir | 57 |
Jika Basaksehir menang dan Goztepe gagal mengamankan tiga poin melawan Samsunspor, tim Şahin akan melompat ke posisi kelima. Posisi tersebut berpotensi memberikan akses ke kompetisi Eropa, tergantung hasil final Piala Turki antara Trabzonspor dan Konyaspor.
Sementara itu, dinamika pasar transfer musim panas juga menjadi sorotan. Granit Xhaka, kapten Sunderland, dilaporkan sedang mempertimbangkan tawaran dari Besiktas, salah satu klub Istanbul yang tengah memperkuat lini tengah menjelang musim depan. Meski Xhaka lebih cenderung ke Liga Inggris, laporan mengindikasikan bahwa klub‑klub Istanbul – termasuk Basaksehir – tengah memantau situasi pemain berpengalaman untuk menambah kedalaman skuad.
Basaksehir, yang memiliki tiga penyerang produktif – Eldor Shomurodov, Yusuf Sari, dan Abbosbek Fayzullaev – kini membutuhkan kreativitas tambahan di lini tengah. Nuri Şahin, mantan pemain dan kini pelatih, dikabarkan menilai opsi pengganti bagi gelandang sayap yang mungkin akan pergi pada akhir kontrak. Jika Xhaka memilih Besiktas, peluang Basaksehir untuk merekrut pemain dengan profil serupa tetap terbuka, mengingat klub memiliki dana yang cukup kuat setelah penjualan beberapa pemain pada bursa musim panas lalu.
Di sisi lain, rival sekutu Goztepe juga berjuang keras. Goztepe, yang baru saja mengalahkan Gaziantep 2‑1, berada di posisi kelima dengan 58 poin, selisih tipis satu poin dari Basaksehir. Kinerja mereka di luar kandang masih menjadi pertanyaan; hanya dua kemenangan dalam sembilan pertandingan tandang sejak November. Jika Goztepe mengamankan tiga poin melawan Samsunspor pada hari yang sama, Basaksehir harus menang dan berharap selisih gol menjadi penentu.
Berita lain yang menambah warna musim ini adalah performa Samsunspor. Tim yang kini berada di posisi ketujuh dengan 48 poin berhasil mengalahkan Galatasaray 4‑1 pada awal Mei, menunjukkan bahwa kejutan masih mungkin terjadi pada babak akhir. Namun, kekalahan mereka 3‑0 dari Basaksehir menegaskan bahwa Grey Owls masih menjadi salah satu tim paling berbahaya dalam hal serangan.
Secara keseluruhan, pertandingan penutup melawan Gaziantep tidak hanya menjadi ujian akhir untuk Basaksehir, melainkan juga panggung bagi Nuri Şahin menilai kesiapan tim menjelang musim depan. Dengan target masuk lima besar, potensi kualifikasi kompetisi Eropa, serta rencana transfer yang melibatkan pemain internasional, Basaksehir berada di persimpangan penting. Kemenangan akan memperkuat posisi mereka, sekaligus memberi ruang bagi manajemen untuk merencanakan perbaikan skuad, terutama di lini tengah, guna bersaing dengan raksasa Turki lainnya pada musim 2026‑27.
Jika semua faktor berjalan sesuai harapan – kemenangan melawan Gaziantep, hasil kurang menguntungkan bagi Goztepe, dan keputusan transfer yang tepat – Istanbul Basaksehir dapat menutup musim 2025‑26 dengan catatan yang lebih baik dan menatap kompetisi Eropa sebagai tujuan baru.




