Frankenstein45.Com – 14 April 2026 | Blok pemandu atau guiding block merupakan fasilitas penting yang membantu pejalan kaki penyandang disabilitas visual menavigasi trotoar dengan aman. Di Jakarta Barat, sejumlah blok pemandu dilaporkan terhalang oleh tembok beton yang dibangun tanpa memperhatikan standar aksesibilitas, menyebabkan hambatan bagi pengguna kursi roda dan alat bantu lainnya.
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat melakukan inspeksi lapangan pada awal April 2024 dan menemukan 12 titik kritis dimana blok pemandu terletak di belakang atau di samping tembok yang menutupinya. Kondisi ini membuat tanda tekstur dan warna kontras tidak terlihat, sehingga tujuan utama fasilitas tersebut tidak tercapai.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Dinas Bina Marga mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada kontraktor resmi pada 5 April 2024. Langkah-langkah yang diambil meliputi:
- Mengidentifikasi dan memetakan seluruh lokasi yang terdampak.
- Menggeser atau merobohkan bagian tembok yang menghalangi blok pemandu.
- Memasang kembali blok pemandu dengan jarak minimum 1,2 meter dari permukaan dinding, sesuai standar Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 2022 tentang Aksesibilitas.
- Menambahkan panel informasi braille dan kontras warna pada area sekitar blok pemandu.
- Melakukan uji coba lapangan bersama perwakilan komunitas penyandang disabilitas.
Berikut adalah ringkasan lokasi yang telah diperbaiki dan perkiraan tanggal penyelesaiannya:
| No | Lokasi | Status | Target Selesai |
|---|---|---|---|
| 1 | Jalan Karya Utama, blok A | Selesai | 10 April 2024 |
| 2 | Jalan Peta Selatan, blok B | Dalam proses | 25 April 2024 |
| 3 | Jalan Merdeka, blok C | Belum dimulai | 15 Mei 2024 |
| 4 | Jalan Sutoyo, blok D | Selesai | 12 April 2024 |
| 5 | Jalan Rawa Badak, blok E | Dalam proses | 30 April 2024 |
Proyek perbaikan ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 sebesar Rp 2,5 miliar, yang mencakup biaya material, tenaga kerja, dan monitoring pasca‑implementasi. Dinas menargetkan semua 12 titik akan selesai paling lambat akhir Mei 2024.
Dengan perbaikan ini, diharapkan mobilitas penyandang disabilitas di wilayah Jakarta Barat meningkat signifikan. Pengguna akan kembali dapat mengandalkan blok pemandu sebagai panduan utama, sementara pemerintah daerah menunjukkan komitmen untuk menegakkan standar aksesibilitas secara konsisten.




